Daftar Harga Mobil Murah Per November 2017, Masih Ada Yang Baru di Bawah Rp 100 Juta

Dipantau dari situs resmi masing-masing, beberapa merek menawarkan promo penjualan dan purnajual untuk model LCGC-nya.

Daftar Harga Mobil Murah Per November 2017, Masih Ada Yang Baru di Bawah Rp 100 Juta
(Aditya Maulana - Otomania)
Datsun GO T-Ultimate 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA — Menjelang akhir tahun 2017, harga kendaraan bermotor roda empat rata-rata belum mengalami kenaikan, termasuk di segmen mobil murah alias low cost and green car ( LCGC) atau yang masuk program Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau ( KBH2).

Banderol harga paling murah masih dipertahankan oleh Daihatsu New Ayla 1.0 D MT MI dengan harga Rp 92.550.000.

Kemudian ada Datsun GO+ D atau tipe paling bawah, yang harganya dipatok Rp 104.800.000.

Dipantau dari situs resmi masing-masing, beberapa merek menawarkan promo penjualan dan purnajual untuk model LCGC-nya.

Mulai dari Datsun yang pada periode 18-19 November ini menyediakan “Year End Sales” dengan memberikan cash back Rp 2 juta, trade in tinggi, cicilan ringan, voucher belanja, dan bonus aksesori.

Kemudian Toyota yang memberikan promo gratis pengecekan kendaraan yang berusia 60.000 kilometer ke atas untuk beberapa model termasuk Agya.

Lalu Honda yang memberikan penawaran gratis servis 3 tahun (50.000 kilometer) untuk pembelian di dua bulan terakhir tahun ini.

Promo penjualan yang datang di bulan ke-11 ini, membuat masa cuci gudang model-model yang diproduksi tahun ini tidak begitu mendesak.

Bagi yang ingin mencari kendaraan untuk digunakan, mungkin ini jadi momen yang tepat selain di pameran otomotif.

Sarannya, tentu saja jangan sungkan untuk meminta diskon sebesar-besarnya dan bonus-bonus pembelian. Soal pilihan mesin, meski di dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah ukuran mesin 1.2L, tapi beberapa merek masih mempertahankan model dengan mesin 1.0L, seperti Daihatsu Ayla, Toyota Agya, dan Suzuki Karimun Wagon R. Sementara sisanya sudah menggunakan mesin 1.2L.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help