TribunBali/

Gunung Agung Erupsi, Pertamina Sebut Pasokan dan Distribusi BBM-Elpiji Tetap Lancar

Pertamina Marketing Operation Region V Jatim-Balinus, khususnya di Pulau Bali memastikan stok dan pasokan BBM serta elpiji di wilayah Bali

Gunung Agung Erupsi, Pertamina Sebut Pasokan dan Distribusi  BBM-Elpiji  Tetap Lancar
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Lokasi temuan sebuah koper mencurigakan di bawah pohon di dekat pintu masuk kantor Pertamina Sanggaran, Kamis (15/12/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski sampai  saat ini Gunung Agung masih mengalami erupsi  dan statusnya menjadi Awas.

Pertamina Marketing Operation Region V Jatim-Balinus, khususnya di Pulau Bali memastikan stok dan pasokan BBM  serta elpiji di wilayah Bali dalam kondisi normal juga aman.

Untuk suplai BBM  wilayah Bali saat ini kebutuhan rata- rata  harian premium  579 Kiloliter (KL), pertalite 1.163 KL , pertamax 846 KL , solar 516 KL, Dex series 51 KL dipasok dari TBBM Manggis dan Sanggaran.

Kondisi suplai elpiji di wilayah Bali saat ini  realisasi elpiji 3 Kg sebanyak  620.000 Kg/hari atau 206.685 tabung/hari dan  realisasi elpiji non subsidi 80.000 Kg/hari.

“Hingga saat ini  Kondisi operasional masih dalam keadaan normal dan aman,” ujar Area Manager Communication & CSR JatimBalinus, Rifky Rakhman Yusuf, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Selasa 28/11/2017.

Antisipasi Distribusi  BBM  dan  elpiji terkait kondisi Gunung Agung yang masih terus erupsi dan  berstatus  Awas ini,  Pertamina telah menyiapkan langkah-langkah preventif dalam proses distribusi baik BBM maupun elpiji jika terjadi gangguan akibat erupsi Gunung Agung  yakni dengan mengatur  pengalihan supply point untuk konsumen dan  lembaga penyalur dari  TBBM Manggis ke TBBM Sanggaran maupun dari Surabaya.

Termasuk dalam kondisi emergency dapat dilakukan pengalihan supply point dari TBBM Tanjung Wangi, langsung ke  customer atau lembaga penyalur melalui mobil tangki dengan kapal ferry.

“Untuk pasokan elpiji Bali khususnya wilayah Kabupaten Jembrana, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Tabanan dialihkan ke Terminal elpiji Banyuwangi melalui darat menuju pelabuhan Gilimanuk diangkut via kapal menuju pelabuhan Ketapang,” sebutnya. Untuk pasokan elpiji Bali di wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Klungkung melalui darat menuju Pelabuhan Benoa dan diangkut dengan kapal ferry atau Landing Craft Tank langsung ke pelabuhan Ketapang.

Untuk pasokan pasokan elpiji wilayah NTB, pengambilan isi bulk elpiji dialihkan ke terminal elpiji Banyuwangi melalui kapal/LCT dari Pelabuhan Lembar-Padang Bay dan melalui darat menuju pelabuhan Gilimanuk untuk diangkut kapal menuju pelabuhan Ketapang.

Apabila pelabuhan Padang Bay ditutup akibat dampak dari erupsi Gunung Agung maka melalui laut langsung dari pelabuhan Lembar menuju pelabuhan Ketapang akan pergi-pulang [pp].

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help