TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Gunung Agung Terpantau Kalem, PVMBG Ungkap 8 Fakta Soal Tremor Overscale, Ini yang Terjadi

Terkini, PVMBG berhasil mencatat fenomena aktivitas tremor overscale yang kerap terjadi. Bahkan pada, Sabtu (2/12) tremor overscale terjadi kembali

Gunung Agung Terpantau Kalem, PVMBG Ungkap 8 Fakta Soal Tremor Overscale, Ini yang Terjadi
Tribun Bali/Putu Candra
Seismograf kembali mencatat adanya tremor overscale pukul 14.43 Wita, Sabtu (2/12). 

 

 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA – Aktivitas semburan abu vulkanik yang menyembur dari kawah Gunung Agung terpantau relatif cenderung menurun dalam kurun waktu dua hari terakhir.

Namun hal itu tidak mengindikasikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Agung ikut mereda.

Terkini, PVMBG berhasil mencatat fenomena aktivitas tremor overscale yang kerap terjadi. Bahkan pada, Sabtu (2/12) tremor overscale terjadi kembali pada pukul 14.43 Wita.

Aktivitas tersebut terus dipantau oleh PVMBG untuk memantau aktivitas magma yang terus berlangsung di dalam tubuh Gunung Agung. Soal fenomena aktivitas tremor overscale yang terus terjadi, begini penjelasan PVMBG sepanjang hari ini:

Anak-anak menyaksikan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Agung, Karangasem, Sabtu (2/12/2017)
Anak-anak menyaksikan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Agung, Karangasem, Sabtu (2/12/2017) (Tribun Bali/Putu Candra)

1. Seismograf PVMBG catat tremor overscale yang lebih pendek dari hari sebelumnya

Tercatat melalui seismograf, overscale terjadi pukul 14. 43 Wita. Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementrian ESDM, I Gede Suantika saat dikonfirmasi menyatakan, overscale yang terjadi saat ini lebih pendek dibandingkan tremor overscale tanggal 28 November 2017 lalu.

"Tanggal 2 Desember 2017 kami mencatat adanya tromer overscale. Sama seperti tanggal 28 November 2017 kemarin. Tapi bedanya yang sekarang lebih pendek. Tanggal 28 Nopember itu memang yang paling besar, 30 menit. Kalau sekarang cuma 22 menit. Tremor overscale terjadi sekitar pukul 14.34 Wita," jelasnya.

Gunung Agung mengeluarkan asap warna hitam dan putih saat mengalami erupsi magmatik, Senin (27/11/2017).  Kepulan asap dua warna tersebut terus membumbung tinggi setinggi 3.000 meter dari puncak Gunung Agung, sejak pagi hingga petang.
Gunung Agung mengeluarkan asap warna hitam dan putih saat mengalami erupsi magmatik, Senin (27/11/2017). Kepulan asap dua warna tersebut terus membumbung tinggi setinggi 3.000 meter dari puncak Gunung Agung, sejak pagi hingga petang. (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

2. PVMBG ungkap adanya volume magma yang keluar dari bawah kawah lebih besar

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help