TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Mulai Teramati Perbedaan Fase Erupsi Gunung Agung Kini Dengan Tahun 1963, Kemungkinannya Begini

Panas dari lava di dalam kawah sekitar 900 sampai 1300 drajat celcius, jika baru berada dipermukaan.

Mulai Teramati Perbedaan Fase Erupsi Gunung Agung Kini Dengan Tahun 1963, Kemungkinannya Begini
Instagram
Penampakan Gunung Agung dari drone milik AeroTerrascan. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Aktivitas vulkanik gunung Agung belum mengalami perkembangan signifikan.

Berdasarkan pantauan tim PVMBG periode Rabu (5/12/2017), gunung Agung masih berstatus awas (Level IV), walaupun secara visual gunung Agung tampak masih tenang seperti sehari sebelumnya.

Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung api Wilayah Timur PVMBG Dr Devy Kamil Syahbana menjelaskan, secara visual gunung Agung masih menghembuskan gas tipis berwarna putih dengan tinggi sekitar 500 sampai 1000 meter dari puncak kawah.

Namun, memasuki pukul 08.48 Wita, ketinggian asap meningkat sampai 1500 meter dan berangsur-angsur berkurang.

Asap putih inipun masih dominan uap air.

Selain itu, gempa vulkanik dan low frekuensi juga masih terekam, yang menandakan masih ada influsi lava ke permukaan kawah gunung Agung.

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Rabu (22/11/2017).
Penampakan Gunung Agung dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung, di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Rabu (22/11/2017). (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

"Meskipun asap ini berwarna putih, hasil pengecekan asap ini masih mengandung gas magmatik SO2. Ini artinya dibawah kawah masih ada aktivitas magmatiknya," Jelas Devy.

Hasil pengukuran terakhir, kandungan gas SO2 di sekitar kawah gunung Agung masih 1300 ton sehari.

Hasil satelit terakhir juga masih menunjukan jika masih ada pengisian lava menuju permukaan, namun dengan laju yang melambat.

Pihak PVMBG mengestimasi, dari tanggal 30 November lalu, penambahan lava di dalam kawah hanya sekitar 10 meter dari total tinggi kawah yang mencapai 200 meter.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help