TribunBali/

Dukung BUMN Peduli Pengungsi Gunung Agung, Pertamina Hadir untuk Masyarakat

Bantuan yang rutin diberikan dari Pertamina selain sembako juga memberikan gas elpigi termasuk di awal-awal pengungsian, disalurkan minyak tanah.

Dukung BUMN Peduli Pengungsi Gunung Agung, Pertamina Hadir untuk Masyarakat
Istimewa
Marketing Branch Manager Pertamina Bali NTB Ketut Permadi Arya Kuumara 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pertamina turut mendukung kegiatan BUMN Peduli yang mendistribusikan bantuan kepada pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang menjukkkan kuatnya komitmen perusahaan plat merah itu senantiasa hadir di masyarakat.

Untuk kesekian kalinya, penyaluran bantuan mulai sembako hingga kebutuhan energi berupa elpiji diberikan oleh Pertamina termasuk mendukung kegiatan BUMN Peduli bersama BUMN lainnya dan Pemerintah Daerah di GOR Suwecapura Klungkung Selasa (5/12/2017).

Marketing Branch Manager Pertamina Bali NTB Ketut Permadi Arya Kuumara mengungkapkan, bantuan yang diberikan bukan kali ini, sejak Gunung Agung ditetapkan status Awas, Pertamina bersama BUMN lainnya, ikut membantu keberadana Posko-Posko Pengungsian utama.

"Tidak hanya di sini (GOR Suwecapura), ada di Manggis,Tanah Ampo, Karagasem dan Klungkung, kita ada juga di Buleleng juga bebrapa titik pengunsgian termasuk di Kecamatan Rendang," tutur Arya.

Bantuan yang rutin diberikan dari Pertamina selain sembako juga memberikan gas elpigi termasuk di awal-awal pengungsian, disalurkan minyak tanah.

Saat awal-awal warga mengungsi, sebagian masih menggunakan minyak tanah untuk memasak kemudian sekarang dikonversi dengan gas elpiji sehingga lebih efisiem dan cepat untuk memasak di dapur-dapur umum.

"Kami tentu, tidak semua diberikan bantuan tabung gas, ada batasan sesuai kemampuan, kami terus koordinasi Pemda dan BPBD saat ini, fokus bantuan di tujuh titik masing-masing tabung 12 kg perhari," sebutnya

Ketujuh titik pengungsian utama itu kata Arya, tersebar di sejumlah lokasi. Sementara, ada juga pengungsi yang mandiri memasak masing-masing di dapur dapur umum. Termasuk di Ulakan, Manggis dan Rendang cukup banyak pengungsi mandiri.

Untuk menjangkau mereka, maka Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak terkait tentang seperti apa mekanisme bantuan yang bisa diberikan.

Tentu saja, yang paham itu semua adalah pemerintah daerah dan Pertamina siap membantu pengungsi sesuai yang dibutuhkan dan tepat sasaran. Saat ini, pihaknya masih fokus di tujuh titik pengungsi utama dan bantuan yang diberikan fokus kepada energi yakni tabung gas elpiji 12 Kg untuk memasak.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help