TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Gunung Api Miliki Peluang 50:50, Termasuk Gunung Agung, Ini Penjelasan Lengkap BNPB

Begini laporan Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), periode pengamatan 06.00-12.00 WITA, Rabu (6/12/2017)

Gunung Api Miliki Peluang 50:50, Termasuk Gunung Agung, Ini Penjelasan Lengkap BNPB
Tribun Bali/Rizal Fanany
Gunung Agung semburkan asap setinggi 2.000 meter, Selasa (5/12/2017) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, kondisi Gunung Agung saat ini setidaknya merefleksikan dua kemungkinan.

Pertama, melemahnya laju magma yang naik ke permukaan.

"Ini dikarenakan magma kehilangan energi akibat gas magmatik telah semakin berkurang pasca-erupsi kemarin, dan akhirnya habis menuju keseimbangannya. Nantinya bisa berakhir dengan Gunung Agung melanjutkan tidurnya," kata Sutopo, di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Kemungkinan kedua, terjadi penyumbatan pada pipa magma.

Fluida magma yang bergerak ke permukaan terhalang oleh lava di permukaan yang mendingin dan mengeras.

Sutopo mengatakan, penyumbatan yang terakumulasi bisa menimbulkan ledakan berikutnya yang lebih besar.

"Erupsi 1963, kemungkinan kedua ini yang terjadi. Saat itu, kondisinya sama. Dua minggu berhenti, kemudian terjadi letusan yang lebih besar," ujar Sutopo.

Sutopo mengatakan, dua kemungkinan tersebut masih dianalisis PVMBG.

Dengan kompleksitas yang dimiliki oleh gunung api, maka sains vulkanologi hingga saat ini belum bisa didekati dengan metode deterministik.

"Gunung itu memiliki peluang 50:50, meski semua instrumen sudah dipasang. PVMBG terus memantau Gunung Agung secara intensif," ujar Sutopo.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help