TribunBali/

Memborong Hadiah Natal di ‘Toys R Us’ Akan Segera Menjadi Kenangan

Kiblat bisnis berubah dari mencari laba jadi bagaimana stok cepat habis sehingga kerugian minimal.

Memborong Hadiah Natal di ‘Toys R Us’ Akan Segera Menjadi Kenangan
(Adweek)
Toys R Us 

TRIBUN-BALI.COM  – Ada nuansa berbeda jelang Natal 2017 ini di geraiToys R Us Inggris.

Keriaan pengunjung memborong mainan hadiah Natal segera menjadi kenangan.

Jauh berbeda dibandingkan era kejayaannya pada 1980-an hingga 1990-an, peritel mainan legendaris itu kini telah kehilangan pesonanya.

Perubahan tren ritel menjadi gelombang nestapa tak terelakkan bagi Toys R Us.

Sebanyak 26 gerai Toys R Us di negeri Pangeran Harry dipastikan gulung tikar.

Jumlah itu bertambah satu dibandingkan rencana awal penutupan yaitu 25 toko.

Momen Natal hingga tahun baru sekadar menjadi ajang penghabisan.

Kiblat bisnis berubah dari mencari laba jadi bagaimana stok cepat habis sehingga kerugian minimal.

Sebanyak 800 pekerja terancam jadi pengangguran. Tersisih akibat kelesuan ritel tak berujung.

Menanggapi situasi kelam perusahaan, Managing Director Toys R Us Inggris Steve Knights mengatakan, pil pahit mesti ditelan sebagai akibat “terlalu besar dan mahalnya biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan ritel saat ini”.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help