TribunBali/
Home »

Bali

Aura Magis Tari Sang Hyang Jaran, Menari dengan Mata Terpejam, Injak Bara Api Tanpa Rasa Panas

Suasana magis pun sangat terasa di Pantai Mahagiri, Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan, Klungkung, saat hari mulai memasuki malam.

Aura Magis Tari Sang Hyang Jaran, Menari dengan Mata Terpejam, Injak Bara Api Tanpa Rasa Panas
Tribun Bali/Rizal Fanany
Penari membawakan Tari Shangyang Jaran dalam rangkaian Nusa Penida Festival 2017 di Lembongan,Bali, Rabu (6/12/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pementasan tari sakral Sang Hyang Jaran mengisi hari pertama ajang tahunan Nusa Penida Festival (NPF) IV tahun 2017, Rabu (6/10/2017) petang.

Suasana magis pun sangat terasa di Pantai Mahagiri, Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan, Klungkung, saat hari mulai memasuki malam. 

Alunan kidung dan suara lonceng terdengar di pesisir Pantai Mahagiri.

Di saat matahari mulai terbenam, 10 orang warga Nusa memejamkan matanya dan menari mengikuti alunan kidung.

Mereka merupakan penari Sang Hyang Jaran, yang tampil di hadapan ribuan wisatawan di Nusa Penida Festival 2017.

Penari Sang Hyang Jaran tersebut tampak sangat unik.

Mereka mengenakan pakaian merah dan putih, dengan udeng terbalik.

Mereka juga menunggangi properti menyerupai kuda yang dilengkapi dengan lonceng.

Sepanjang pertunjukan, ke-10 penari memejamkan matanya.

Mereka tampak seperti kesurupan (trance), dan menari mengikuti alunan kidung.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help