TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Kawah Gunung Agung Keluarkan Asap Setinggi 2.600 Meter, PVMBG Tegaskan Bukan Erupsi

Asap pekat tampak keluar perlahan dan membumbung setinggi 2600 meter di atas kawah Gunung Agung

Kawah Gunung Agung Keluarkan Asap Setinggi 2.600 Meter, PVMBG Tegaskan Bukan Erupsi
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Gunung Agung Kamis (7/12/2017) diambil dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, Desa Rendang, Karangasem, Kamis (7/12/2017) pukul 10.50 wita 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Episode Gunung Agung rupanya belum selesai.

Setelah sepekan tampak tenang, Gunung Agung kembali mengeluarkan asap berwarna putih dan kelabu pada Kamis (7/12/2017) pukul 10.50 wita.

Asap pekat tampak keluar perlahan dan membumbung setinggi 2600 meter di atas kawah Gunung Agung. Di sebelahnya, tampak asap berwarna putih. 

Asap berwarna kelabu itu tampak jelas terlihat dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, Desa Rendang, Karangasem.

Namun, kepulan asap itu bukanlah erupsi atau letusan sebagaimana yang terjadi pada 21-29 November lalu. 

"Jadi kami menyebutnya masih kategori hembusan. Karena masih didominasi oleh gas. Sementara abu-abu yang keluar sekarang itu kemungkinan dari produk lava yang sudah ada di permukaan," kata Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pengamatan Gunungapi Wilayah Timur, PVMBG, Devy Kemal Syahbana.

Hasil evaluasi PVMBG hingga pukul 18.00 WITA, aktivitas vulkanik Gunung Agung masih didominasi oleh gempa-gempa low frekuensi dan gempa hembusan asap.

Devy menjelaskan, kepulan asap berwarna kelabu itu belum bisa dikatakan erupsi lantaran dari hembusan itu masih didominasi oleh gas.

"Arah penyebaran (abunya) juga cepat jatuh di dekat puncak. Tentu mekanismenya pun berbeda," jelas Devy.

Ketika asap yang tampak keluar itu didominasi oleh gas dan tidak ada magma baru yang berfragmentasi serta tidak ada magma baru yang terpecahkan akibat erupsi, maka PVMBG  menyimpulkan fenomena itu baru sebatas hembusan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help