Nasib Pilu, TKW Ini Dijadikan Budak Nafsu Para Pria Amerika, Dijajakan Setiap 45 Menit

Seorang wanita asal Indonesia menceritakan kehidupannya yang menjadi korban perdagangan manusia.

Nasib Pilu, TKW Ini Dijadikan Budak Nafsu Para Pria Amerika, Dijajakan Setiap 45 Menit
Net
Ilustrasi 

Ketika Woworuntu mendengar dia dikirim ke Boston untuk bekerja, dia membuat rencana untuk melarikan diri.

Dia berada di sebuah rumah di Sunset Park, Brooklyn, dan mengatakan bahwa dia memanjat di ambang jendela kamar mandi lantai dua.

Dia memutuskan untuk melompat.

Tak sendiri, ia juga pergi dengan seorang gadis berusia 15 tahun.

Keduanya berhasil naik taksi ke Manhattan dan mendarat di sebuah hotel, di mana Woworuntu mengatakan bahwa mereka check in dengan sejumlah uang yang mereka punya.

Nasibnya pun diselamatkan oleh FBI dalam sebuah penggerebekan di Sunset Park.

Dia pun dimasukkan ke dalam sebuah pusat penampungan.

Badan Amal Katolik setempat pun membantunya mencarikan pekerjaan di sebuah kedai.

Ia pun kembali berkumpul lagi dengan anak perempuannya pada tahun 2004 dan sempat menikah dengan seorang pria meski akhirnya bercerai.

Saat ini, Woworuntu mendirikan sebuah organisasi yang bergerak di bidang perdagangan manusia, Mentari.

Woworuntu, yang sekarang berusia 41 tahun, mengatakan kepada PIX11 bahwa orang-orang New York perlu lebih memperhatikan wanita-wanita tersebut, dan beberapa pria, yang diperdagangkan di sana, ke apartemen, rumah, dan panti pijat.

"Orang-orang berjalan mengelilingi lingkungan sekitar, di trotoar, tapi mereka tidak memperhatikannya," kata Woworuntu. (*)
  

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help