TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

PVMBG Pastikan Daerah Ini Masih Berpotensi Dilanda Lahar Hujan Gunung Agung

Kepala Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani memastikan lahar hujan masih berpotensi terjadi

PVMBG Pastikan Daerah Ini Masih Berpotensi Dilanda Lahar Hujan Gunung Agung
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Warga menonton banjir lahar dingin yang menerjang Sungai Yeh Sah, Rendang, Karangasem, Kamis (30/11/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Kepala Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani memastikan lahar hujan masih berpotensi terjadi di lereng gunung Agung bagian selatan.

Ini sebagai dampak dari letusan gunung Agung yang terjadi pada 21-29 November lalu. 

"Kalau dilihat dari periode 21-29 kan pada umumnya berupa abu, yang mengendap di lereng-lereng gunung. Kalau ini terkena hujan ada potensi terjadi lahar hujan," kata Kasbani saat diwawancara di Pos Pengamatan Gunungapi Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Kamis (7/12/2017).

Baca: Asap Pekat Gunung Agung Hingga 2200 Meter, Gempa Low Frekuensi 15 Kali Dalam 6 Jam Terakhir

Baca: Warga Datangi Pos Pantau Gunung Agung Usai Asap Pekat Keluar, PVMBG: Itu Ada Abunya

Kasbani menekankan, selama produk letusan baru masih ada, itu bisa bergabung dengan endapan lahar yang lama.

Banjir lahar dingin kembali menerjang Sungai Yeh Sah, Rendang, Karangasem, Kamis (30/11/2017).
Banjir lahar dingin kembali menerjang Sungai Yeh Sah, Rendang, Karangasem, Kamis (30/11/2017). (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

Jika diguyur hujan lebat, maka material vulkanik itu akan digilas bersama ke bawah. 

"Oleh karena itu kami imbau dengan adanya intensitas hujan yang tinggi ini  itu yang berada di lereng selatan itu mungkin terjadi  lahar hujan terutama yang berada di lembah-lembah," kata Kasbani. (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help