Sebut Banyak Dihuni Setan, Agus Bakar Kamar Kosnya di Jalan Palapa XI Denpasar, Ini Kata Polisi

Kos-kosan berjumlah lima kamar itu dilalap si jago merah sekitar pukul 11.30 Wita siang tadi

Sebut Banyak Dihuni Setan, Agus Bakar Kamar Kosnya di Jalan Palapa XI Denpasar, Ini Kata Polisi
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Kondisi TKP usai kebakaran di Jalan Palapa XI Gang Taman Karya Sari Nomor 11 Denpasar Selatan Denpasar Bali, Kamis (7/12/2017). 

Orangtua angkat Agus adalah seorang tuna netra.

Orangtua laki-lakinya, seorang pemijat panggilan.

"Sempat saya pagi ketemu dan Agus berbincang di teras dengan bapaknya. Tapi ya tidak ada apa-apa. Kalau kejadian saya tidak tahu betul. Saya jemput bapaknya untuk pergi memijat," ungkapnya.

Jaka menyebut, usai mengantar orangtua angkat Agus, sekitar 10 menit kembali ke kos tersebut dan melihat ada asap.

Kemudian, dirinya memanggil warga untuk membantu memadamkan api.

Jaka mengatakan, posisi Agus saat itu berada di dalam kamar yang kebakaran.

Dirinya sempat beberapa kali memanggil Agus namun tak direspon, akhirnya dirnya bersama warga memutuskan menjebol pintu kamar dan mengevakuasi Agus.

"Saya selamatkan ibunya karena ibunya tuna netra. Sempat ada warga yang nyemprot pakai air. Kalau api dugaan dari kasur. Yang kebakar dulu itu kasur. Waktu saya dobrak dan panggil-panggil Agus, ada api di kasur itu. Memang Agus gangguan jiwa," bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Indrajaya membenarkan, Agus adalah pelaku pembakaran kos di Jalan Palapa XI Gang Taman Karya Sari Nomor 11, Denpasar Selatan itu.

Indrajaya juga mengamini keterangan pemilik kos bahwa Agus mengalami gangguan jiwa.

Dan memang sengaja membakar kamar kosnya.

Saat ini, pihaknya masih menggali informasi dan pelaku masih diamankan untuk kemudian ditangani oleh pihak yang berwenang.

"Ya memang gangguan jiwa dan memang sengaja dibakar," ucapnya kepada Tribun Bali melalaui pesan singkat, Kamis (7/12/2017).(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help