Home »

Bali

Natal dan Tahun Baru

Penumpang Australia yang Datang ke Bali Kembali Pulih, China Masih Turun

Hal ini tercatat dari data penerbangan dan penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Penumpang Australia yang Datang ke Bali Kembali Pulih, China Masih Turun
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Santa Claus dan Santa Girl pun membagikan sejumlah boneka snowman kepada para penumpang baik dewasa maupun anak-anak yang tengah menunggu pesawat di Bandara Ngurah Rai, Senin (25/12/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Musim liburan sekolah ditambah libur Natal dan Tahun Baru 2018 menjadi berkah dunia pariwisata Bali di tengah erupsi Gunung Agung.

Kunjungan ke Bali di akhir tahun ini tetap stabil.

Hal ini tercatat dari data penerbangan dan penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung.

“Proporsional hingga H-1 Natal kemarin (24 Desember 2017) untuk penumpang domestik lebih tinggi. 60 berbanding 40 persen dibanding internasional baik kedatangan maupun keberangkatan. Tapi yang jelas secara total untuk pergerakan penumpang masih minus 4,59 persen tapi untuk pergerakan pesawat itu meningkat 10,46 persen. Semoga hal ini terus naik hingga 25 Desember 2017 dan 26 Desember 2017 sudah masuk fase liburan,” jelas Communication & Legal Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, kemarin.

Sampai dengan H-1 Natal, pergerakan pesawat yang mendarat di Bali mencapai 2.811 pesawat, tumbuh sebanyak 10,46 persen dibanding 2.544 pesawat tahun lalu.

Pergerakan penumpang sedikit berkurang (-4.59 persen) dari 389.529 penumpang pada 2016 menjadi 371.664 penumpang pada 2017. “Sampai H-2 Natal kemarin sudah menyentuh di angka reguler kita yaitu 56 ribu cenderung naik bisa mencapai 59 ribu hingga libur Tahun Baru nanti,” tambahnya.

Arie menyampaikan, data tersebut dibanding dengan tahun sebelumnya dari periode yang sama 18 Desember sampai 24 Desember tahun 2016 perbandingan tahun 2017.

Dan prediksi proporsional 60:40 persen ini akan terus berlangsung hingga usai libur Tahun Baru mendatang, ini didasari dari story pada tahun 2016 penumpang domestik akan terus dominan sampai perayaan Tahun Baru.

“Menjelang Januari akhir hingga Februari menjelang Imlek penumpang internasional akan mendominasi. Semoga cancel flight dari China Eastern sudah mulai berangsur pulih di Februari. Sehingga charter flight maupun reguler segera pulih untuk penumpang China,” tuturnya.

Sementara untuk penumpang dari Australia mulai pulih dan penumpang China masih turun.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help