Sponsored Content

BPJS Kesehatan Lanjutkan Kerjasama dengan Pemkot Tingkatkan Pelayanan

Setelah komitmen untuk menjadikan seluruh masyarakat Denpasar menjadi peserta BPJS Kesehatan terelisasi tentunya PR kedepan

BPJS Kesehatan Lanjutkan Kerjasama dengan Pemkot Tingkatkan Pelayanan
Istimewa
BPJS Kesehatan Cabang Denpasar melanjutkan kerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam rangka menuju cakupan semesta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - BPJS Kesehatan Cabang Denpasar melanjutkan kerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam rangka menuju cakupan semesta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Denpasar.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kesepahaman yang digelar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (27/12/2017).

"Melalui penandatanganan kesepahaman ini diharapkan pelayanan untuk masyarakat pesera JKN KIS di Denpasar berjalan dengan optimal," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Kiki Christmar Marbun usai acara tersebut.

Hadir dalam acara ini di antaranya Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jayanegara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, sejumlah Direktur Rumah Sakit Swasta, jajaran BPJS Cabang Denpasar, dan sejumlah pihak terkait laiOSRa.

Setelah penandatanganan kesepahaman ini, Pemkot Denpasar bakal didorong agar seluruh masyarakat di Kota Denpasar bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan (JKN Kis) sebelum 2019.

Kiki menjelaskan, salah satu kerjasama akan ditindaklanjuti dengan Pemkot Denpasar yakni menjamin kesehatan warga Denpasar yang kurang mampu dan rawan miskin untuk bisa mengikuti program JKN ini.

"Jadi Kuota ada 26.480 jiwa (miskin dan rawan miskin) yang iurannya sepenuhnya dibayarkan dari APBD Denpasar," beber Kiki.

Setelah komitmen untuk menjadikan seluruh masyarakat Denpasar menjadi peserta BPJS Kesehatan terealisasi tentunya PR kedepan adalah bagaimana meningkatkan pelayanan dari rumah sakit.

"Kalau peserta sudah ada tentu pelayanan harus baik. Makanya dirangkai juga dengan tandatangan antara BPJS Kesehatan dengan RS swasta di Denpasar sekarang," tutur Kiki seraya terus berharap agar nantinya pelayanan ke masyarakat terus ditingkatkan.

Selama ini, masalah yang terjadi di masyarakat adalah banyaknya peserta BPJS Kesehatan yang membayar tambahan di Rumah Sakit.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help