Jadi Korban Pelemparan Bom Pipa, Kapolda Sulsel: Saya Bangga Dengan Anggotaku yang Berani Itu

Kepala Polda Sulsel, Irjen Polisi Umar Septono meninjau Markas Polsekta Bontoala dan kemudian menjenguk anggotanya di RS Bhayangkara.

Jadi Korban Pelemparan Bom Pipa, Kapolda Sulsel: Saya Bangga Dengan Anggotaku yang Berani Itu
Kepala Polda Sulsel, Irjen Polisi Umar Septono bersama jajarannya membesuk Brigadir Yudirsan di RS Bhayangkara yang menjadi korban bom di markas Polsekta Bontoala, Senin (1/1/2018).(KOMPAS.com/Hendra Cipto) 

TRIBUN-BALI.COM, MAKASSAR - Salah seorang dari dua anggota Polsekta Bontoala yang terkena serpihan bom pipa menjalani operasi di RS Bhayangkara Makasssar akibat luka- luka yang dideritanya.

Anggota Polsekta Bontoala yang menjalani operasi yakni, Brigadir Yudirsan. Dia mengalami dua robek di paha belakang sebelah kanan akibat serpihan bom.

Sedangkan Kapolsekta Bontoala Kompol Rapiuddin dirawat jalan akibat luka di jari tangan kirinya.

Kepala Polda Sulsel, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Umar Septono meninjau Markas Polsekta Bontoala dan kemudian menjenguk anggotanya di RS Bhayangkara.

"Anggota saya ini terkena baut yang masukkan dalam bom itu. Jadi ada dua baut yang menembus Brigadir Yudirsan, yakni di paha belakang, sebelah kanan dan jari kelingking. Dua baut itu hanya menembus sampai bawah kulit dan tidak mengenai otot serta urat," jelas Umar.

Setelah berbincang sejenak dengan anggotanya yang terbaring lemas usai menjalani operasi, Umar kemudian meraih tangan anggotanya itu dan menciumnya.

"Saya bangga dengan anggotaku yang pemberani ini. Dia terluka saat menjalankan tugasnya mengamankan Kota Makassar," tambahnya. (*)

Penulis: Hendra Cipto

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Kapolda Sulsel Cium Tangan Anggotanya yang Jadi Korban Bom Molotov

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved