Saksi Beberkan Dugaaan Asal Muasal Api Yang Membakar SPBU di Monang-Maning

SPBU ini terbakar pada Senin (1/1/2018) sekitar pukul 11.15 Wita. Kebakaran awal tahun 2018 ini, belum diketahui apa penyebab pastinya.

Saksi Beberkan Dugaaan Asal Muasal Api Yang Membakar SPBU di Monang-Maning
Istimewa
Kebakaran melanda SPBU di Jalan Gunung Batu Karu, Denpasar, Bali pada awal perayaan Tahun Baru 2018. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah SPBU di Jalan Gunung Batu Karu atau kawasan Monang Maning Denpasar, Bali, terbakar.

SPBU ini terbakar pada Senin (1/1/2018) sekitar pukul 11.15 Wita.

Kebakaran awal tahun 2018 ini, belum diketahui apa penyebab pastinya.

"Penyebab pasti perlu ada pendalaman pihak Forensik. Kalau menurut saksi, berawal dari balik mesin kecor yang ada uap dan kemudian disusul semburan api," ujar Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena.

"Karena api merembet ke motor dan genset. Beruntung api kurang dari setengah jam bisa dipadamkan," Sumena menambahkan.

Dijelaskannya, SPBU itu dikelola atau milik dari perusahaan PT Sriani Jaya Migas.

Akibat kebakaran, ada satu mesin kecor, genset dan sepeda motor yang terbakar.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk menjinakkan api dan melakukan pembasahan.

"Sekitar 30 menit dari mulai memadamkan hingga pembasahan atau memastikan tidak ada titik-titik api lagi," jelasnya.

Atas hal ini, polisi sudah melakukan langkah-langkah mengamankan TKP (Tempat Kejadian Perkara), memasang police line dan meminta keterangan saksi-saksi.

Dan olah TKP sudah dilakukan, sedangkan untuk kepastian sumber api, maka perlu pemeriksaan forensik untuk mengetahui sumber apinya.

Sementara itu, saksi di lapangan pegawai SPBU, Gede Ari Sutama mengaku, bahwa saat sedang mengecor bensin di mesin paling utara, tidak lama ada uap hingga ada api menyembur ke atas dari bawah lubang tangki.

"Ada api dari balik mesin. Tiba-tiba saja. Kemudian akhirnya bisa cepat dipadamkan dan cuma kena sebagian lahan saja," ucapnya kepada polisi di lapangan. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved