Dosen Asal Bogor Tewas Saat Snorkeling di Pantai Lipah, Karangasem

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban berangkat snorkeling bersama saksi Angela Ruth (45) Warga Negara Asing (WNA) asal Australia.

Dosen Asal Bogor Tewas Saat Snorkeling di Pantai Lipah, Karangasem
Kompas.com
Ilustrasi mayat 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Seorang dosen bernama Kertiaso (71) meninggal dunia saat melakukan snorkeling di Pantai Lipah, Banjar Dinas Leean, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 10.45 Wita.

Korban ditemukan tak bernyawa di sekitar Pantai Lipah.

Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugita Yasa mengungkapkan, pria asal Bogor berangkat snorkeling pukul 10.00 Wita bersama istrinya Didiek Ardiana Kartiarso (66).

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban berangkat snorkeling bersama saksi Angela Ruth (45) Warga Negara Asing (WNA) asal Australia.

“Di pantai korban bersama saksi Angela Ruth, snorkeling dengan menggunakan kaca dan masker. Mereka snorkeling dengan jarak kurang lebih 10 meter dari bibir pantai sedang istri korban berada di pinggir,” jelas Sugita, kemarin.

Sekitar pukul 10.45 Wita, Angela Ruth melihat korban berulang kali membuka masker snorkeling.

Saksi menghampirinya dan menanyakan ke korban apakah ada masalah.

Korban yang saat itu telah di pinggir perairan tidak menjawab dan napasnya tersengal-sengal.

Melihat kondisi korban, Angela Ruth sempat meengajak ke darat namun saksi tak kuat lantaran berat.

Angela yang kerja sebagai guru meminta tolong ke warga dan beberapa menit kemudian warga berdatangan.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved