Polri Antisipasi Serangan Teroris Saat IMF World Bank Meeting di Bali, Kerawanan Dipicu Hal ini

Asian Games maupun IMF World Bank memiliki potensi gangguan keamanan yang sama, yakni serangan kelompok radikal atau teroris

Polri Antisipasi Serangan Teroris Saat IMF World Bank Meeting di Bali, Kerawanan Dipicu Hal ini
Kristian Erdianto
Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, ada dua acara besar di Indonesia yang melibatkan peserta dari berbagai negara pada 2018, yakni Asian Games dan IMF World Bank Annual Meeting.

Kedua acara tersebut dilaksanakan dalam waktu yang berdekatan.

Namun, baik Asian Games maupun IMF World Bank memiliki potensi gangguan keamanan yang sama, yakni serangan kelompok radikal atau teroris.

Untuk acara IMF World Bank Annual Meeting yang digelar 8-14 Oktober 2018, polisi akan memberi pengamanan ekstra di Bandara Ngurah Rai Bali sebagai pusat kedatangan delegasi.

Acara tersebut melibatkan 189 negara dengan peserta kurang lebih 15.000 orang.

Selain kesiapan infrastruktur dan sarana transportasi, kata Tito, polisi juga mengantisipasi serangan kelompok radikal terhadap beberapa negara peserta.

"Keikutsertaan AS dan Israel menjadi potensi ancaman kelompok radikal," kata Tito.

Di samping mewaspadai aksi teror, polisi juga mengantisipasi adanya bencana alam.

Apalagi, belakangan Gunung Agung mengalami erupsi dan belum dapat diprediksi situasi ke depan.

"Kepolisian Bali dibantu Mabes Polri akan melakukan pengamanan maksimal," kata Tito.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved