Home »

Video

Pilgub Bali

Final Sudikerta Diutus DPP Golkar Dampingi Rai Mantra Sebagai Cawagub Bali, Ini Komentar Sudikerta

Kisah tarik-ulur terkait posisi Wagub Bali, Ketut Sudikerta di Pilgub Bali 2018 akhirnya final.

Final Sudikerta Diutus DPP Golkar Dampingi Rai Mantra Sebagai Cawagub Bali, Ini Komentar Sudikerta
istinewa
Menteri Perindustrian yang juga politisi Partai Golkar Airlangga Hartarto (paling kiri) saling berjabat tangan dengan Rai Mantra dan Ketut Sudikerta usai mengikuti rapat pleno Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (13/12/2017). 

TRIBUN-BALI.COM,DENPASAR - Kisah tarik-ulur terkait posisi Wagub Bali, Ketut Sudikerta di Pilgub Bali 2018 akhirnya final.

DPP Golkar telah memutuskan untuk menugaskan Sudikerta untuk mendampingi Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di Pilgub, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (5/1/2017).

Rekomendasi bernomor R-641/GOLKAR/XII/2017 tentang Persetujuan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali yang ditandatangani Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham itu resmi menggantikan rekomendasi bernomor No. B-1098/Golkar/V/2017 tentang Penetapan Calon Kepala Daerah Provinsi Bali yang ditandatangi oleh Ketum Golkar sebelumnya, Setya Novanto.

Saat Tribun Bali mencoba mengkonfirmasi terkait dengan surat rekomendasi tersebut. Ketua DPD I Golkar Bali, Ketut Sudikerta membenarkannya.

"Ya, tadi diawali dengan rapat Tim Pilkada dan memutuskan dan mengajukan saya sebagai Cawagub mendampingi Pak Rai Mantra," katanya saat dihubungi.

Kendati sudah menugaskan Ketut Sudikerta di Pilgub Bali, dilansir dari Tribunnews.comPartai Golkar hingga saat ini belum menetapkan 12 kepala daerah dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 171 wilayah.

Ketua Pilkada Pusat Nurdin Halid mengatakan, pada tahun ini terdapat 171 Pilkada yang terdiri dari 17 pemilihan gubernur, 155 tingkat kabupaten, dan 39 tingkat kota.

"Dari 171 daerah, 5 untuk Indonesia satu belum berhasil ditetapkan, 7 dari Indonesia dua, jadi 12 daerah masih ada dinamika," ujar Nurdin di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (5/1/2017).

Baca juga: Tak Tahan Ucapan Kasar Sang Istri, Nengah Sukada Nekat Gantung Diri di Pohon Nangka

Baca juga: Baca SMS Mesra di HP Sang Suami, Hajija Kalap Lalu Tikam Paha Suami Hingga Tewas

Menurut Nurdin, belum ditetapkan 12 kepala daerah karena masih adanya dinamika atau perbedaan pendapat ditubuh partai berlambang pohon beringin.

"Dinamika dalam politik itu biasa, tanpa dinamika itu bukan partai politik," ucap Nurdin.

Namun, daerah mana saja yang belum diputuskan, Nurdin tidak menjelaskan tetapi dipastikan akan ditetapkan paling lama akhir pekan ini, agar pasangan calon dapat segera didaftarkan di masing-masing KPUD.

‎"Paling lambat besok atau hari Minggu (7/1/2018), sudah ditetapkan12 kepala daerah," ujarnya.

‎Hari ini, Ketua Umum DPP Partai Golkar memberikan pengarahan dan surat keputusan calon kepala daerah yang diusung Golkar. (*) 

Penulis: Ragil Armando
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help