TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Pengungsi Gunung Agung Senang Bisa Pulang Kampung, Putu Janten Masih Dibayangi Rasa Khawatir

Menurunnya zona radius berbahaya Gunung Agung dari semula 8 hingga 10 kilometer, menjadi 6 kilometer ditanggapi dengan rasa bahagia

Pengungsi Gunung Agung Senang Bisa Pulang Kampung, Putu Janten Masih Dibayangi Rasa Khawatir
Tribun Bali/Fredey Mercury
Putu Janten saat ditemui, Jumat (5/1). Pria asal banjar Keladian, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem ini tengah berkemas-kemas untuk pulang ke kampung halamannya 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI– Menurunnya zona radius berbahaya Gunung Agung dari semula 8 hingga 10 kilometer, menjadi 6 kilometer ditanggapi dengan rasa bahagia dari sejumlah pengungsi, khususnya bagi mereka yang berada di luar zona radius berbahaya.

Pantauan dari Tribun Bali, sejak pukul 15.00 Wita, sejumlah pengungsi asal Banjar Keladian tengah bersiap-siap mengemas barang bawaan mereka, untuk dimasukkan kedalam mobil pengangkut.

Dikatakan Putu Janten, informasi penyempitan zona radius berbahaya, diketahui dia dari Klian Desa Keladian, pada hari Jumat (5/1/2018) pagi.

Dari informasi tersebut, pihaknya sempat diminta menunggu perintah, sebab pihak klian masih melakukan rapat terkait kepulangan bersama dengan pihak desa lainnya.

Lanjut pria yang telah menempati Posko Posko Lingkungan Pendidikan Kubu sejak 1,5 bulan ini, kehidupan sehari-hari diposko pengungsian diakui dia terasa membosankan.

Terlebih banyak anak-anak asal banjar Keladian, yang enggan untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar, di sekolah yang telah disiapkan Pemkab Bangli.

“Inilah yang menjadi salah satu alasan saya semangat untuk pulang. Sebab rata-rata anak sekolah di Desa Menanga dan Desa Pempatan, untuk antar jemput anak juga cukup jauh. Termasuk juga anak saya,”ucapnya.

Di sisi lain, alasan dia semangat untuk pulang lantaran kehidupan di rumah dirasa lebih nyaman.

Sebab pihaknya bisa kembali beraktivitas seperti biasanya, termasuk kembali membuka bengkel motornya.

Putu Janten juga tidak menampik bila masih ada rasa khawatir dalam dirinya, jika sewaktu-waktu aktivitas Gunung Agung kembali meningkat.

Namun kata dia, rasa khawatir tersebut perlahan sirna, sebab banyak warga asal Keladian yang memutuskan untuk pulang.

“Kami kembalikan pada pemimpin desa saja. jika memang kedepan ada arahan untuk mengungsi, maka kami akan kembali mengungsi,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help