Home »

Video

Gunung Agung Terkini

8 Hal yang Jadi Pertanyaan Pengungsi Terkait Daftar Baru KRB Gunung Agung, No 6 Bikin Takut

Sejumlah pengungsi di Karangasem mengaku bingung dengan daftar baru Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung

8 Hal yang Jadi Pertanyaan Pengungsi Terkait Daftar Baru KRB Gunung Agung, No 6 Bikin Takut
Tribun Bali/Rizal Fanany
Kepulan asap tipis Gunung Agung terlihat dari Rendang, Jumat (5/12/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sejumlah pengungsi di Karangasem mengaku bingung dengan daftar baru Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

8 Hal ini jadi pertanyaan pengungsi, yang juga membuat mereka bingung dengan daftar baru KRB Gunung Agung:

1.    Beberapa banjar yang berada di radius 5-6 kilometer dari Gunung Agung ternyata tak dimasukkan dalam daftar KRB.

2.     Sebelumnya yang masuk KRB adalah wilayah-wilayah di radius 8-10 kilometer dari puncak gunung. Sejak Kamis lalu, yang masuk KRB adalah area di radius 6 kilometer dari puncak gunung.

3.     Daftar baru KRB dianggap tak sesuai dengan fakta di lapangan. Banyak kawasan yang berada di dalam radius 6 kilometer justru tidak masuk dalam KRB.

4.     Seorang pengungsi asal Kesimpar mempertanyakan, rumahnya yang dekat sekali dengan Gunung Agung, jaraknya 5,5 kilometer dari puncak. Setiap hari hujan abu, tapi tidak masuk KRB.

5.     Ada daerah yang berada di dalam radius 6 kilometer kok malah dinyatakan zona aman

6.     Ratusan warga Desa Adat Sebun resah, alamat di KTP mereka tertulis di Dusun Sebudi Desa Sebudi Kecamatan Selat, yang dalam rilis PVMBG dan BNPB dusun itu dinyatakan aman. Padahal, dalam kenyataan, ratusan warga tersebut tinggal di radius 5 Km dari kawah, sehingga semestinya masuk zona berbahaya. Lokasinya berbatasan dengan hutan di kaki Gunung Agung

7.     Bukit Galah dan Sebun yang masuk Dusun Sebudi tak dimasukkan dalam zona berbahaya. Padahal, jarak Bukit Galah serta Sebun hanya sekitar 4,5 – 5 kilometer dari puncak.

8.     Tidak hanya warga yang berada di dalam radius 6 kilometer, warga yang berada di luar radius 6 kilometer saja masih takut untuk pulang ke rumahnya saat ini.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help