Kebakaran, Mayat Seorang Ibu Ditemukan Sedang Memeluk Dua Anaknya, Kondisinya Mengenaskan

Suryansyah, warga sekitar dan polisi menemukan keberadaan jasad yang tertimbun di bawah seng

Kebakaran, Mayat Seorang Ibu Ditemukan Sedang Memeluk Dua Anaknya, Kondisinya Mengenaskan
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
KEBAKARAN 5 RT - Petugas BPBD menghindari api yang membesar pada kebakaran yang terjadi di RT 13 Jl Wiluyo Puspoyudo, Klandasan Ulu Balikpapan, Jumat (5/1) dini hari. Akibat kejadian ini lebih dari 100 bangunan terbakar, 1000 orang mengungsi dan tiga orang tewas. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN) 

TRIBUN-BALI.COM, BALIKPAPAN – Tragedi kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah dan korban meninggal terjadi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (5/1/2018) dini hari.

Seorang ibu dan dua orang anaknya ditemukan tewas terkurung api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah lima RT di Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota.

Korban yang masing-masing bernama Sri Aminah (35), guru SD Negeri 014 Balikpapan bersama dua anaknya, Daffa (7) dan Fauzan (3) ditemukan tidak bernyawa di rumah mereka yang hangus terbakar di RT 12 Nomor 47, persis di belakang tembok Kantor Walikota Balikpapan.

Suryansyah, warga sekitar dan polisi menemukan keberadaan jasad yang tertimbun di bawah seng. 

"Pas seng dibuka, ada jasad mamak tengkurap seperti memeluk anaknya," kata Suryansyah yang ketika itu melihat langsung proses penemuan jasad.

Ia tak mengetahui pasti, identitas anak yang sedang dipeluk oleh ibunya itu, lantaran tak jauh dari lokasi penemuan juga ditemukan jenazah lain dalam kondisi yang serupa dengan korban lainnya.

"Gosong kaya abu, sisa tengkorak aja, tapi pas diangkat ke kantong mayat masih bisa," lanjut dia.

Ia dan warga lainnya tak mengetahui pasti sosok dan keseharian korban, yang ia tahu, saat kejadian suami korban sedang tidak ada di rumah.

Informasi di lapangan, saat kejadian korban sedang tertidur.

Saat hendak menyelamatkan diri, punggung ibu itu tertimpa reruntuhan.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help