TribunBali/

KONI Bali Puji Gerakan Cepat Pengprov PEXI Bali, Suwandi: Sudah Bicara di Tingkat Nasional

Provinsi Bali telah memiliki kepengurusan sah olahraga catur China atau Xiang Qi yakni Pengurus Provinsi (Pengprov) PEXI Bali

KONI Bali Puji Gerakan Cepat Pengprov PEXI Bali, Suwandi: Sudah Bicara di Tingkat Nasional
Tribun Bali/Marianus Seran
Pengurus Provinsi PEXI Bali pose bersama Ketua KONI Bali Ketut Suwandi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Provinsi Bali telah memiliki kepengurusan sah olahraga catur China atau Xiang Qi yakni Pengurus Provinsi (Pengprov) PEXI Bali. Kepengurusannya baru terbentuk bulan Mei 2017 di Bali.

Meski baru enam bulan, cabang olahraga asal Negeri Thionghoa ini telah menyebar di seluruh Bali. Kabupaten/kota di Bali telah memiliki kepengurusan cabang.

Bahkan untuk kategori pemain junior, telah berbicara pada ajang nasional baru.

Ketua KONI Bali Ketut Suwandi kagum dengan sepak terjang para pengurus cabang ini. Pendatang baru di dunia olahraga Bali namun langsung menjadi anggota KONI Bali dan langsung melebar sayap ke seluruh kabupaten kota di Bali.

"Saya kagum dengan PEXI Bali. Lihat pengurusnya, disiplin berpakaian, langsung gerak cepat buka cabang di kota kabupaten. Waktu relatif pendek tapi bisa membentuk di kabupaten kota. Belum ada cabang olahraga anggota KONI Bali yang bergerak secepat ini," kata Ketut Suwandi saat bertatap muka dengan para pengurus di Warung Wong Solo Renon, Minggu (7/1) siang.

Suwandi menjelaskan, PEXI Bali baru enam bulan terbentuk, langsung minta menjadi anggota KONI Bali. Sedangkan, cabang lain sudah bertahun- tahun tapi belum menjadi anggota.

Langkah ini dipuji Suwandi namun, ia meminta cabang kabupaten /kota harus proaktif. Karena sumber atlet  ada di sana.

Harus berkompetitif, segera membuat program dan cari atlet. Karena dasar prestasi terdapat di kota/kabupaten. Pengurus provinsi harus terus mendorong.

"Dalam Waktu singkat sudah berbicara di nasional. Tingkat Junior sudah bisa bersaing. ini diharapkan, harus bina terus," ujar pria asal Badung yang kembali terpilih aklamasi sebagai Ketua KONI Bali periode kedua ini.

Suwandi meminta, PEXI Bali dan juga cabang lain, harus mencetak pelatih berkualitas dan berlisensi. Karena mereka menentukan maju tidak olahraga tersebut. Setelah itu, perbanyak
Ikut kompetisi atau kejuaraan.

"Pengurus harus yakin pada 2019 Porprov Bali XII di Tabanan, Harus berjuang, harus bisa sumbang medali. Ini olahraga otak. Kalau bisa dikembangkan, pasti anak-anak bagus. Membentuk manusia pintar, berkarakter, dan punya kepribadian. KONI Bali akan suport, " ujarnya.

Pertemuan ini dihadiri seluruh pengurus Pengprov dan kabupaten kota.

Agenda yang digelar yakni, ramah tamah dengan Ketua Umum KONI Bali 2017-2021 Ketut Suwandi, syukuran Kejurnas Xiangqi Jawa Tengah 2017, Syukuran Eksibisi Xiangqi Porprov Bali 2017, Pembubaran Panitia PEXI Bali 2017.

Persiapan KejurProv Xiangqi Tabanan 2018, Persiapan Kejurnas Xiangqi Jakarta 2018. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help