Siswa Penyandang Disabilitas Di Kupang Tolak Hadiah Sepeda Dari Jokowi, Ini Permintaannya

Seorang siswa penyandang disabilitas di Kupang NTT menolak pemberian sepeda oleh Jokowi. Ia minta hadiahnya diganti

Siswa Penyandang Disabilitas Di Kupang Tolak Hadiah Sepeda Dari Jokowi, Ini Permintaannya
Facebook Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo 

TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hari ini, Senin (08/01/2018) mengunjugi Provinsi NTT yakni Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao.

Tujuan kedatangan mantan Walikota Solo dan gubernur Jakarta ini dalam rangka meresmikan berbagai proyek infrastruktur yang ada di daratan Timor dan penyerahan sertifikat tanah di Kabupaten Rote Ndao. 

Seperti biasa, pada setiap kunjungannya ke daerah maupun ke negara-negara lain, Jokowi selalu menguji pengetahuan masyarakat mengenai Indonesia.

Presiden Joko Widodo dan Andreas Saingo
Presiden Joko Widodo dan Andreas Saingo (Facebook Presiden Joko Widodo)

Siapa yang berhasil menjawab kuis tersebut biasanya diberi hadiah berupa sebuah sepeda.

Berbeda halnya dengan kunjungan Jokowi ke Kota Kupang NTT hari ini, ada seorang siswa penyandang disabilitas yang menolak hadiah sepeda dari Jokowi.

Siswa yang diketahui bernama Andreas Saingo ini meminta hadiah sepedanya ditukar dengan laptop saja.

Andreas diminta melafalkan Pancasila, tanpa canggung siswa ini mampu menyelesaikannya dengan baik.

Orang nomor satu di Indonesia inipun mengabulkan permintaannya. Jokowi berjanji akan memberikan Laptop untuk Andreas paling lambat hari Selasa (08/01/2018).

Presiden Jokowi menuliskan kisah ini pada laman facebook pribadinya dengan menyertakan foto ia bersama Andreas yang sedang menjawab pertanyaannya

Ini pernyataan Jokowi yang dikutip dari laman facebook Presiden Joko Widodo beberapa jam yang lalu;

Halaman
12
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help