Home »

Bali

Wagub Sudikerta Minta Gatensi Bali dan Disnaker Cetak Tenaga Kerja Trampil dan Bersertifikat

Gatensi Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Musda I di Hotel Grand Inna Beach Resort. Hadir pada kesempatan itu Wagub Bali, Ketut Sudikerta.

Wagub Sudikerta Minta Gatensi Bali dan Disnaker Cetak Tenaga Kerja Trampil dan Bersertifikat
Tribun Bali/Karsiani Putri
Ketua BPD GATENSI Prov. Bali sekaligus Ketua Pelaksana Musda I memberikan sambutannya pada Musda I Gatensi Prov. Bali pada Senin (8/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Bali Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Pagi tadi (08/01/2018) suasana berbeda terlihat di Hotel Grand Inna Beach Resort, Sanur, Bali. Di Hotel tersebut sedang berlangsung kegiatan Musyawarah Daerah (Musada) Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia (Gatensi) Provinsi Bali.

Turut hadir pada kesmpatan itu Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta yang sekaligus didaulat membuka acara tersebut.

Sudikerta dalam sambutannya berharap Gatensi dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bisa bekerjasama mencetak tenaga kerja terampil dan tersertifikasi.

"Gatensi ini harus bekerjasama dengan Disnaker untuk meng-create tenaga kerja terampil dan bersertifikasi", pungkasnya.

Sudikerta berharap semoga Gatensi dapat membantu pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan memiliki sertifikat kompetensi sehingga bisa melaksanakan pembangunan yang ada di Bali dengan baik. 

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Prov. Bali, yang diwakili oleh I.B Nyoman Sudewa berpesan agar semua lembaga bisa bekerjasama dengan baik dan terus berkelanjutan.

“Ini merupakan lembaga milik kita bersama. Kita mesti saling dukung-mendukung untuk saling memajukan dan semoga kerjasama yang baik ini dapat terus berkelanjutan,” pesannya pada sambutannya tadi pagi.

Turut hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua Gatensi Pusat, Didi Aulia. Senada dengan pernyataan Sudikerta, Didi Aulia juga mengatakan bahwa dalam pasal 70 ayat 1 jelas dinyatakan setiap tenaga kerja kontruksi yang bekerja di sektor kontruksi untuk wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.

“Ketika ada pengawasan dan diketahui tidak memiliki sertifikat, orang itu bisa diberhentikan. Ini akan diberlakukan per 2018. Makanya Gatensi Bali harus bekerja keras dan bersungguh-sungguh, jemput bola.  Jadinya prinsipnya harus melayani bukan dilayani,” tegasnya.

Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Gatensi Bali sekaligus Ketua pelaksana Musda I, Ketut Rai Mahajony menyampaikan permintaannya kepada Gatensi Pusat untuk membantu Gatensi Bali agar tetap bertahan dari ancaman Gunung Agung.

“Mohon kepada pusat (Gatensi) agar kami dapat dibantu, bagaimana caranya agar teman-teman di Bali ini tetap survive dan tetap tersenyum dalam menghadapi semuanya,” ungkap Ketut Rai Mahajony.

Rai Mahajony juga mengungkapkan banyak anggotanya tertimpa masalah akibat erupsi Gunung Agung dan dia bersyukur mereka bisa melewati semua itu dengan baik.

Salah satu agenda Musda ini  adalah melaksanakan Sidang Paripurna I dan II yang ditutup dengan pelantikan pengurus Gatensi Provinsi Bali 2018-2023 oleh BPP Gatensi.(*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help