Buntut Kasus Novanto, Fredrich Yunadi dan dr Bimanesh Dijadikan Tersangka, Ini Sebabnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status tersangka kepada dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh

Buntut Kasus Novanto, Fredrich Yunadi dan dr Bimanesh Dijadikan Tersangka, Ini Sebabnya
Kolase Tribun Bali
Bimanesh dan Fredrich Yunadi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pihak Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau bungkam mengenai penetapan dokter Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka kasus dugaan merintangi proses hukum perkara proyek pengadaan e-KTP yang menjerat, Setya Novanto.

Seorang petugas di RS Medika Permata Hijau tidak dapat memberikan pernyataan mengenai penetapan status tersangka Bimanesh.

Menurut dia, pernyataan itu hanya dapat disampaikan Direktur RS Medika Permata Hijau Hafil Budianto Abdulgani.

Baca: RESMI, KPK Tetapkan Fredrich Yunadi Sebagai Tersangka, Terancam Penjara 12 Tahun

"Kewenangan memberikan pernyataan itu ada di direktur, Profesor Hafil," kata dia ditemui di RS Medika Permata Hijau, Rabu (10/1/2018).

Dia menjelaskan, pernyataan dari pihak rumah sakit tidak akan disampaikan pada hari ini.

Sebab, Hafil sedang berada di luar negeri hingga Jumat (12/1/2018).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status tersangka kepada dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh.

Selain Bimanesh Sutarjo, KPK juga menetapkan pengacara Fredrich Yunadi sebagai tersangka.

Keduanya diduga merintangi proses hukum perkara e-KTP, yang menjerat Setya Novanto.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved