Kasdi Tendang Perut Istrinya yang Lagi Hamil, Polisi: Ragukan Anak yang Dikandung Istrinya

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, Kasdi sudah melakukan kekerasan dalam rumah tangga sejak awal menikah.

Kasdi Tendang Perut Istrinya yang Lagi Hamil, Polisi: Ragukan Anak yang Dikandung Istrinya
NET
Ilustrasi KDRT 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kasdi (21), ditangkap polisi karena menganiaya istrinya yang tengah hamil berinisial LR (21).

Akibat penganiayaan itu, bayi yang dikandung LR meninggal dunia.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, Kasdi sudah melakukan kekerasan dalam rumah tangga sejak awal menikah.

Pasangan itu menikah sejak Juli 2017 lalu.

"Jadi kejadian ini bukan yang pertama kali, tapi sudah berkali-kali sejak awal menikah," ujar Nico di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/1/2018).

Nico menambahkan, puncak amarah Kasdi terjadi pada 4 Januari lalu.

Kasdi dengan tega menendang perut, pinggang dan memukul kepala istrinya.

Baca juga : Oknum Anggota Ormas Dicokok Polres Klungkung, Terkait Kasus Penganiyaan Aiptu Ketut Sulendra

"Tersangka marah karena cemburu, bahwa korban berhubungan dengan orang lain, sehingga meragukan anak yang dikandung istrinya," kata Nico.

Kasdi diduga menganiaya istrinya di Jalan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat pada 4 Januari 2018. Keesokan harinya, LR mengeluhkan sakit pada perutnya hingga mengalami pendaharan.

Akhirnya, LR dibawa ke rumah sakit dan dilakukan operasi caesar. Pasca operasi, dokter menyatakan bayinya telah meninggal dunia. (*)

Penulis: Akhdi Martin Pratama

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Cemburu, Alasan Kasdi Aniaya Istrinya yang Sedang Hamil

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help