Home »

Bali

Api Sambar Dinding Terpal, 5000 Ayam di Pupuan Terpanggang Hidup-hidup

Akibatnya 5.000 ekor ayam hangus terpanggang. Peritiwa ini membuat pemilik kandang ayam, I Putu Giri (55) mengalami kerugian skeitar Rp 150 juta.

Api Sambar Dinding Terpal, 5000 Ayam di Pupuan Terpanggang Hidup-hidup
Istimewa
Angggota Polsek Pupuan melakukan pengecekan kendang ayam terbakar pada Kamis (11/1/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebuah kandang ayam yang berada di Banjar Dinas Tangis, Desa Pajahan, Kecamatan Pupuan terbakar, Rabu (10/1).

Akibatnya 5.000 ekor ayam hangus terpanggang. Peritiwa ini membuat pemilik kandang ayam, I Putu Giri (55) mengalami kerugian skeitar Rp 150 juta.

              

Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra mengatakan, kebakaran terjadi karena api yang berasal dari kompor penghangat anak ayam membakar dinding kandang yang terbuat dari terpal.

“Ukuran kandang sekitar dua puluh kali delapan meter. Total kerugian sekitar Rp 150 juta,” katanya, Kamis (11/1).

              

Sore itu korban bersama istrinya I Wayan Wadri meninggalkan kandang ayam untuk makan malam di rumah mereka.

Kandang ditinggalkan dalam kondisi berisi kompor penghangat ayam dengan keadaan menyala sebanyak delapan buah. Ini dilkuakn karena anak ayam baru berusia tiga hari.

              

Sekitar pukul 20.00 Wita, datang kemudian I Made Eka Ariana mmbawa kabar kandang ayam mereka terbakar.

Pemilik kandang segera bergegas melihat. Setibanya, si jago merah telah mengamuk, asapnya membumbung tinggi. Hanya dalam satu jam, kandang itu sudah ludes," ujarnya.

              

AKP Ida Bagus Mahendra mengatakan, kejadian tersebut murni karena kelalaian korban meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.

Angin kencang serta dinding kandang terbuat dari terpal yang mudah terbakar.

“Saat kejadian dalan keadaan hujan gerimis disertai angin kencang,” kata dia. (*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help