Blak-blakan Soal Uang Rp 40 Miliar, La Nyalla: Ternyata Dia Mencopeti Orang-orang

La Nyalla geram dengan Partai Gerindra yang tak jadi mendukungnya maju pada Pilkada Jatim.

Blak-blakan Soal Uang Rp 40 Miliar, La Nyalla: Ternyata Dia Mencopeti Orang-orang
Antara.com
(Ilustrasi) Tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah di Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti dikawal petugas saat tiba di Kejagung, Selasa (31/5/2016) malam. La Nyalla ditangkap setelah over stay di Singapura. 

La Nyalla mengatakan, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Soepriyatno, yang membisikkan Prabowo.

"Saya pikir Pak Prabowo tidak mungkin nurut sama Supri. Ternyata dia betul-betul nurut sama Supri, terbukti dengan minta uang Rp 170 miliar," ujar La Nyalla.

La Nyalla geram dengan Partai Gerindra yang tak jadi mendukungnya maju pada Pilkada Jatim.

Padahal, ia direkomendasikan oleh para ulama dan alumni 212 atau aksi bela Islam 2 Desember 2016.

"Cuma saya ingatkan kepada ulama dan umat, jangan mau lagi ditumpangi sama partai-partai yang tidak jelas. Ini ulama dan aksi bela Islam ini cuma ditumpangi, kemudian dia yang menikmati ternyata dia mencopeti orang-orang," ujar La Nyalla.

Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khaththath berpandangan, kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 tak lepas dari peran para ulama.

Al Khaththath melayangkan protes terhadap tiga partai politik, yakni Gerindra, PAN, dan PKS.

Ia menyesalkan, rekomendasi para ulama pada Pilkada serentak 2018 tak digubris tiga parpol tersebut.

Satu di antaranya, rekomendasi untuk mengusung La Nyalla Mahmud Matalitti pada Pilkada Jawa Timur 2018.

"Kami prihatin kasus yang dihadapi oleh La Nyalla," ujar Al Khaththath di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help