Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Dengar Letusan Dan Hujan Pasir Gunung Agung, Warga Dukuh Pilih Berdiam Di Rumah, Ini Yang Terjadi

Kolom asap hingga 2.500 meter itu merupakan yang pertama kali tertinggi yang keluar dari kawah Gunung Agung di tahun 2018.

Dengar Letusan Dan Hujan Pasir Gunung Agung, Warga Dukuh Pilih Berdiam Di Rumah, Ini Yang Terjadi
Facebook / Sri Marini Nyonya Vijay
ERUPSI PERTAMA - Kolom Asap setinggi 2.500 meter dari puncak Gunung Agung, Kamis (11/1/2018) petang tampak dari Tihingan, Bebandem, Karangasem. Gempa Disertai erupsi kembali terjadi pukul 17.56 Wita 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gunung Agung kembali mengalami gempa yang dibarengi erupsi pada Kamis (11/1/2018).

Akibat gempa letusan itu, asap berwarna kelabu kehitaman dengan intensitas tebal dan ketinggian 2.500 meter keluar dari puncak kawah pada Kamis (11/1/2018) pukul 17.54 Wita.

Kolom asap hingga 2.500 meter itu merupakan yang pertama kali tertinggi yang keluar dari kawah Gunung Agung sejak memasuki tahun 2018.

Terakhir keluar asap setinggi 2.500 meter pada erupsi 24 Desember 2017 lalu.

Menurut keterangan PVMBG dari Pos Pantau Gunung Agung di Rendang, Karangasem, gempa yang disertai erupsi itu memiliki amplitudo 27 milimeter dengan lama gempa 130 detik.

Asap condong mengarah ke utara hingga timur laut.

Menyusul letusan itu, sejumlah daerah di Kecamatan Kubu, Karangasem, diguyur hujan abu disertai pasir.

Antara lain Desa Dukuh, Desa Tulamben dan Desa Kubu/Kecamatan Kubu.

Perbekel Dukuh, I Gede Sumiarsa mengatakan, hujan abu disertai pasir mengguyur selama 1 jam di Desa Dukuh.

Guyuran hujan abu disertai pasir paling lama terjadi di Desa Tulamben.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help