Home »

Bali

Dua Wartawan Bali Diduga Diintimidasi Saat Meliput di Desa Kutuh, AJI Dan IJTI Mengecam

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Denpasar bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bali mengecam tindakan intimidasi anggota kepolisian

Dua Wartawan Bali Diduga Diintimidasi Saat Meliput di Desa Kutuh, AJI Dan IJTI Mengecam
TRIBUN TIMUR/ SANOVRA JR
Ilustrasi pers dibungkam. 

2. AJI Kota Denpasar dan IJTI Bali mengecam perlakuan polisi yang telah menghambat jurnalis mencari dan meliput berita dan lebih jauh, tindakan ini mengancam kemerdekaan pers.

3. Tindakan menghalangi peliputan ini adalah melanggar Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, yakni menghalang-halangi dan menghambat pekerjaan jurnalis bisa dikenai pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.

4. Meminta kepolisian untuk menghormati kerja jurnalistik wartawan dan memahami UU Pers.

AJI dan IJTI juga mengimbau kawan-kawan jurnalis untuk menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, mematuhi rambu-rambu UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. 

Tanggapan Polda Bali

Adapun, Kepolisian Polda Bali pun mengatakan akan melakukan penyelidikan tentang peristiwa tersebut, terkait bagaimana yang sebenarnya terjadi. 

Baik dr pihak-pihak yang keberatan maupun oknum yg diduga melakukan, sehingga ada informasi yg lengkap dan benar.

"Kalaupun ada pun fakta-faktanya benar dan ada kesalahn terhadap oknum anggota tersebut maka kami akan minta maaf dan pasti ada sanksi dr pimpinan kami," ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja. (*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help