Hampir Setahun Tinggal di Bali, Diprediksi 64 WN Tiongkok Lakukan Penipuan Hingga Miliaran

Menurut sumber di kepolisian, 64 WN Tiongkok ini merupakan satu jaringan namun berlokasi di tempat terpisah

Hampir Setahun Tinggal di Bali, Diprediksi 64 WN Tiongkok Lakukan Penipuan Hingga Miliaran
Tribun Bali/I Dewa Made Satya Parama
WN Tiongkok saat digiring dari rumah Jalan Tukad Badung XXI, No. 22, Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Polda Bali sampai saat ini masih menggali keterangan puluhan WN Tiongkok pasca penggerebekan di empat kantor, tempat mereka bermukim di Jalan Tukad Badung XXI, No. 22, Denpasar, Komplek Sahadewa dan Jalan Dharmawangsa, Nusa Dua, Badung.

Dari hasil penggerebekan yang berlangsung pada Kamis (11/1/2018) pukul 11.00 Wita, Ditreskrimsus Polda Bali bersama Counter Transnational Organize Crime (CTOC) mengamankan 64 orang yang didominasi oleh WN Tiongkok.

Menurut sumber di kepolisian, 64 WN Tiongkok ini merupakan satu jaringan namun berlokasi di tempat terpisah.

Mereka yang diduga terlibat kasus kejahatan siber ini memiliki durasi tinggal yang berbeda-beda.

Beberapa WN Tiongkok ada yang hampir setahun tinggal di Bali dan ada juga yang baru beberapa bulan saja.

"Yang paling lama hampir setahun dan ada juga yang baru sebulan," ungkapnya.

Kedatangan para pelaku kejahatan siber ini pun bertahap agar tidak terendus petugas Imigrasi.

Dalam setahun beraksi, diperkirakan sindikat ini berhasil meraup omzet hingga miliaran.

"Keuntungannya bisa capai miliaran, tapi itu masih petugas dalami," beber sumber.

Polisi sedang memastikan jumlah keuntungan yang dicapai, mengingat terdapat empat kantor sindikat yang tersebar di Bali.

Halaman
12
Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help