Usai La Nyalla Blak-Blakan Soal Rp 40 Miliar, Giliran Ridwan Kamil Ungkap Alasan Tinggalkan Prabowo

Ridwan Kamil mengungkapkan alasannya tak lagi bersama Gerindra dan Prabowo Subianto di Pilkada Jabar 2018

Usai La Nyalla Blak-Blakan Soal Rp 40 Miliar, Giliran Ridwan Kamil Ungkap Alasan Tinggalkan Prabowo

TRIBUN-BALI.COM- Pemilihan Presiden (Pilpres) RI masih satu tahun lebih lagi. Tapi dua tokoh dari Jawa sudah mengungkapkan alasannya meninggalkan Partai Gerindra dan ketumnya Prabowo Subianto

Adalah La Nyalla Mattalitti (Jawa Timur) dan Ridwan Kamil (Bandung) yang memilih berpisah dengan Gerindra dan Prabowo Subianto karena Pilkada.

Jika La Nyalla mengungkapkan kekurangan Gerindra dan Prabowo yang meminta uang Rp 40 miliar, Ridwan Kamil mengungkapkan alasannya tak lagi bersama Gerindra dan Prabowo Subianto di Pilkada Jabar 2018.

Baca: Pengakuan La Nyalla: Dimaki Prabowo Gegara Uang Rp 40 Miliar, Gerindra: Prabowo Gak Malak!    

Meski meninggalkan Gerindra dan Prabowo Subianto, Ridwan justeru tak menjelek-jelekkan Prabowo dan partainya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ikut angkat bicara sekaligus menyatakan diri sebagai saksi terkait isu permintaan mahar di Partai Gerindra sebagai syarat rekomendasi maju pilkada yang heboh sejak kemarin.

Baca: TERUNGKAP, Presidum 212 Titip ‘Jagoan’ di Pilkada Tapi Tak Dipenuhi Gerindra, Termasuk La Nyalla

Isu ini berasal dari pernyataan La Nyalla Mattalitti kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pernyataan wali kota yang akrab disapa Emil itu muncul melalui akun Twitter pribadinya untuk membalas pernyataan di akun Twitter resmi Partai Gerindra yang isinya berupa bantahan atas tudingan tersebut yang me-mention akun pribadi Ridwan Kamil.

Dalam balasan pesan di akun pribadinya yang diakses Tribun Jabar, Jumat (12/1/2018) itu, Emil membenarkan bahwa saat maju Pilwalkot Bandung, Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help