Warga Protes Penutupan Jalan di Simpang Tugu Ngurah Rai, Pengendara Harus Memutar Jauh

Warga Patasari mengeluh lantaran untuk pergi menuju Denpasar, mereka harus memutar jauh ke selatan

Warga Protes Penutupan Jalan di Simpang Tugu Ngurah Rai, Pengendara Harus Memutar Jauh
Tribun Bali/Rizal Fanany
Kawasan Jalan By Pass Ngurah Rai, yang bakal digunakan sebagai lokasi proyek underpass. 

Soal kemacetan, menurut Lendra, bukan disebabkan oleh keberadaan u-turn.

Melainkan, juga keberadaan artshop dan toko-toko di sepanjang jalan yang sering kedatangan bus keluar masuk.

"Bukan kami (penyebab kemacetan), kami hanya (menggunakan) sepeda motor. Bukan bawa mobil," ucap Lendra.

Kedatangan warga tersebut difasilitasi Plt Camat Kuta, I Made Widiana. Aspirasi mereka didengarkan langsung Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Rahmawati Ismail dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Tofan Priyanto.

Kompol Rahmawati mengatakan, pihaknya akan menampung aspirasi warga.

Belum ada keputusan yang dihasilkan terkait tuntutan warga dalam forum tersebut.

Hal itu mengingat, Jalan Bypass Ngurah Rai merupakan jalan nasional. Kata Kompol Rahmawati, dari tiga u-turn yang ada, kemungkianan akan dibuka satu di depan kantor Rama Tour.

Namun itupun harus berdasarkan kajian dengan pihak-pihak terkait agar ketika diterapkan tidak ada antrian panjang dan kemacetan lagi.

"Bypass adalah jalur cepat, yang kita utamakan adalah keselamatan para pengguna jalannya," ujar Kompol Rahmawati.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, Tofan Priyanto juga berkata akan menampung aspirasi warga Patasari.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help