TribunBali/

Memilukan, Seorang Ayah Tewas Memeluk Putranya dalam Kebakaran

Memilukan, seorang ayah baru-baru ini mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan anaknya.

Memilukan, Seorang Ayah Tewas Memeluk Putranya dalam Kebakaran
Kebakaran 

TRIBUN-BALI.COM - Memilukan, seorang ayah baru-baru ini mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan anaknya.

Pada 11 Januari, sebuah kebakaran terjadi di ruang tamu sebuah rumah semi-terpisah di Kuala Ibai, Terengganu yang secara tragis merenggut nyawa Ahmad Fakhrurazi Shafie, 45.

Ayah 45 tahun itu juga adalah wakil kepala partai Malaysia yang beraliran Umno di Kuala Ibai.

Dia ditemukan terbaring tak sadarkan diri dengan anak laki-lakinya yang berusia 3 tahun, Muhammad Aqil Harith Ahmad Fakhrurazi terbungkus dalam pelukannya.

Diyakini bahwa ia telah meninggal karena menghisap asap sejak pagi kemarin, seperti dilansir The Star.

Ibu korban, Tengku Maznah Tengku Sulong, 73, yang tinggal di dekatnya, mengatakan bahwa dia tidak sadar akan api tersebut, yang konon terjadi sekitar pukul 8.30 pagi.

Dia hanya tahu tentang kejadian tersebut melalui keponakan anaknya yang tertua.

Keponakan tertua korban, Ahmad Syahir Azizi Ahmad Zulfa, 18, sedang dalam perjalanan ke tempat kerjanya saat dia melihat asap dari rumah yang terbakar itu.

Namun menepiskan pikiran itu dan menganggap sebagai seseorang yang membakar sampah

"Tidak lama kemudian, saya mendengar sebuah ledakan kecil dan jendela pecah. Saya segera bergegas ke tempat kejadian hanya untuk mencari Acik (nama korban), pucat dan terbaring tak sadarkan diri di tanah dengan putra bungsunya yang dekat dengan dadanya, "katanya.

"Saya mencoba yang terbaik untuk menghidupkannya kembali tapi tidak berhasil. Putranya tidak terluka dan menangis karena shock. Saya diberitahu bahwa paman saya telah dinyatakan meninggal oleh tim medis pada saat kedatangan mereka. "sambungnya.

Anggota cabang Umno berada di rumah sendiri dengan putra bungsunya saat istrinya Tengku Mastura Tengku Ahmad, 38, sedang dalam perjalanan untuk bekerja sementara ketiga anak pasangan tersebut berada di sekolah saat kejadian tersebut terjadi.

Direktur Eksekutif Fire and Rescue Terengganu, Azlimin Mat Noor mengatakan bahwa mereka menerima telepon pada pukul 8.45 dan mengirim 18 petugas pemadam kebakaran dan dua mesin ke tempat kejadian.

"Kami mengambil 10 menit untuk mengendalikan kebakaran dan mencegahnya menyebar ke rumah-rumah di dekatnya. Penyebab kebakaran dan biaya hilang sedang dalam penyelidikan, "katanya, seraya menambahkan bahwa api hanya merusak lantai dasar unit tersebut. (*)

Berita ini sudah tayang di Tribun Pekanbaru dengan Judul: Ditemukan Pria Tewas di Lokasi Kebakaran Sambil Memeluk Putranya, Kisahnya Memilukan

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help