Polisi Tangkap 7 Tersangka Pelaku Begal di Jalan Gatsu Barat, Hadi: Gunakan Sajam dan Ancam Korban

Jajaran polsek Denpasar Barat bersama Polresta Denpasar mengamankan 7 orang pelaku begal yang rata-rata berusia masih belia

Polisi Tangkap 7 Tersangka Pelaku Begal di Jalan Gatsu Barat, Hadi: Gunakan Sajam dan Ancam Korban
Istimewa
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo bersama jajaran memberikan keterangan usai menangkap pelaku begal, Sabtu (13/1/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jajaran polsek Denpasar Barat bersama Polresta Denpasar mengamankan 7 orang pelaku begal yang rata-rata berusia masih belia.

Ketujuh tersangka tersebut yakni, AN (15), AR (15), MR (16), FAP (17), YU (13), DR (17) dan SGI (14).

Penangkapan tersebut berlangsung setelah tim opsnal polsek Denpasar Barat mendapat laporan dari Abdul Rohman, salah satu korban begal yang terjadi di Jalan Gatsu Barat, tepat di depan masjid Al Fuqron pada Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 01.00 Wita.

Mendapatkan laporan tersebut, tim opsnal polsek Denpasar Barat yang dipimpin oleh kanit Iptu Aan Saputra langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan dua orang tersangka yakni FAB dan DR yang saat itu sedang tidur di area pasar senggol Pidada, Denpasar pada Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 11.00 Wita.

Selanjutnya tim opsnal mengarah ke terminal Ubung dan mengamankan 2 orang pelaku lagi yakni YU dan MR.

Tak hanya di situ, tim opsnal juga membekuk SGI di Rumah Sakit Kapal.

Sementara dua orang pelaku lainnya yakni AN dan AR dilakukan pengejaran dan diamankan di Jalan Pidada, Denpasar.

"Kami amankan di Jalan Pidada tempat mereka biasa nongkrong. Ke tujuhnya ini terlibat aksi begal dan pengancaman. Setiap aksinya menggunakan sajam berupa pisau dan Katana," ucap Kombespol Hadi Purnomo, Sabtu (13/1/2018).

Peristiwa yang dialami Abdul Rohman di jalan Gatsu Barat, tepat di depan masjid Al Fuqron tersebut bermula korban sedang menunggu jemputan temannya di pinggir jalan.

Tiba-tiba dari arah timur datang segerombolan anak muda yang berjumlah 8 orang dengan menggunakan sepeda motor.

Segerombolan orang tersebut kemudian memaksa dan meminta uang dan HP korban dengan cara mengancam korban menggunakan senjata sajam.

"Mereka memaksa meminta uang dan HP korban. Hp korban dua buah diambil paksa. Mereka juga mengancam dengan menondongkan sajam. Kejadian tersebut kemudian korban melapor ke mapolsek Denbar," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban Abdul Rohman kehilangan 2 buah hp dan uang tunai Rp 2,5 juta serta kartu ATM BCA dan SIM C.

Total kerugian yang dialami korban sebesar Rp 8 Juta.

Saat ini ketujuh pelaku beserta sejumlah barang bukti sudah diamankan. (*)

Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved