TRAGIS, Gara-gara Kesurupan, Becak Oleng Lalu Dihantam Bus,Satu Tewas dan 4 Siswa Kritis

Kejadian itu, berawal saat sejumlah siswa hendak membawa salah seorang rekannya, Nita Yusmila yang sedang sakit (kesurupan) ke IGD Puskesmas

TRAGIS, Gara-gara Kesurupan, Becak Oleng Lalu Dihantam Bus,Satu Tewas dan 4 Siswa Kritis
Istimewa
Bus Sempati Star yang menabrak becak yang membawa siswi kesurupan di Desa Alue Pade, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya, Sabtu (13/1/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BLANGPIDIE - Empat siswa SMA 4 Aceh Barat Daya (Abdya) kritis dan salah seorang orangtua siswa meninggal dunia seusai ditabrak bus Sempati Star dengan nopol BL 7456 AA, di Desa Alue Pade, Kecamatan Blangpidie, Sabtu (13/1/2018).

Kejadian itu, berawal saat sejumlah siswa hendak membawa salah seorang rekannya, Nita Yusmila yang sedang sakit (kesurupan) ke IGD Puskesmas Kuala Batee, menggunakan becak barang yang dikemudikan, Safrizal (15).

 
Namun, saat Safrizal menyeberang jalan dari SMA 4 Abdya menuju ke kediaman Nita Yusmila, tiba-tiba becak yang dikemudikan tersebut dalam keadaan oleng, karena Nita Yusmila meronta-ronta di atas becak tersebut.

Baca juga: Dipicu Cuaca Ekstrem, Harga Ikan di Pasar Badung Melonjak Tinggi

Tiba-tiba, bus Sempati Star, dari arah Blangpidie menuju Banda Aceh, dengan kecepatan tinggi menabrak bagian belakang becak yang mereka tumpangi.

Akibat insiden itu, Nurhamidah (50) warga Desa Alue Pisang, Kuala Batee, orangtua yang kesurupan itu meninggal dunia, dan empat siswa lainnya dalam keadaan kritis, dan telah dilarikan ke Puskesmas Kuala Batee. (*) 

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help