Sindir La Nyalla Soal Mahar Pada Prabowo, Ketua Garda 212 Sebut Rp 40 Miliar Itu Terlalu Kecil

Menyinggung soal pengakuan La Nyalla Mattalitti soal duit Rp 40 miliar yang diminta Prabowo, Sambo mengatakan kalau pengakuan itu benar terlalu kecil

Sindir La Nyalla Soal Mahar Pada Prabowo, Ketua Garda 212 Sebut Rp 40 Miliar Itu Terlalu Kecil
(ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)
Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) menyampaikan orasi dalam Aksi Bela Rohingya 169 di Monumen Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (16/9/2017). Aksi dari Crisis Center for Rohingya PKS bersama ormas-ormas Islam tersebut menyuarakan dihentikannya kekerasan dan dikembalikannya hak kewarganegaraan etnis Rohingya. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ketua Umum Garda 212, Ansufri Idrus Sambo, mengaku mengusulkan sejumlah nama untuk bertarung dalam Pilkada 2018 kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ketika merespon usulan calon kepala daerah, Prabowo selalu menyampaikan tiga syarat, satu di antaranya soal dana.

"Sistem pencalonan (dari Garda 212) saat mengajukan ke partai, ketika kami ketemu Pak Prabowo, beliau sampaikan tiga syarat," ujar Sambo, dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

 
Ia menjelaskan Prabowo biasanya menanyakan si calon punya dana berapa. Apakah dana yang calon tersebut miliki cukup untuk ikut bertarung hingga pilkada.

"Satu, Pak Prabowo akan tanya uangnya cukup nggak untuk bertarung? Kalau cukup itu bisa (dicalonkan)," jelas Sambo.

Ia tidak menampik terkait mahalnya dana yang harus disiapkan para calon.

Baca juga: Dilaporkan Bunuh Diri Jasad TKW Ini Bikin Syok Keluarga, Organ Vital Hilang dan Tubuh Penuh Jahitan

Namun menurutnya, tiap orang yang ingin maju dalam pilkada tentunya harus memiliki dana yang cukup.

"Memang high cost, sangat mahal, orang yang maju pasti harus punya cukup dana karena itu faktanya," kata Sambo.

Sedangkan syarat kedua yang ditanyakan Prabowo yakni seberapa tinggi elektabilitas calon tersebut untuk bisa menang.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help