Dharma Wacana

Siwaratri, Benarnya Merupakan Malam Penebusan Dosa?

Ironis memang, malam yang suci ini justru kerap dijadikan kebut-kebutan di jalan raya hingga pamer pacar di pura.

Siwaratri, Benarnya Merupakan Malam Penebusan Dosa?
tribun bali
Seorang pamedek memercikkan tirta pengelukatan pada teman-temannya sebelum masuk Pura Jagatnatha Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Senin (15/1/2018) hari ini, umat Hindu akan merayakan Siwaratri atau malam Siwa, yang diyakini sebagai malam penebusan dosa.

Namun, seperti Siwaratri yang sebelum-sebelumnya, yang sering kita jumpai bukanlah malam yang penuh keheningan, melainkan kebisingan.

Baca: Siwaratri, Ini 2 Brata yang Dilaksanakan, Nomor 2 Tak Banyak yang Tahu

Ironis memang, malam yang suci ini justru kerap dijadikan kebut-kebutan di jalan raya hingga pamer pacar di pura.

Baca: Mengenal Hari Raya Siwaratri Yang Diyakini Sebagai Malam Hening Peleburan Dosa

Sesungguhnya hal tersebut bukanlah suatu wujud perayaan Hari Suci Siwaratri, melain Bhutaratri.

Ketika kita berbicara mengenai Siwaratri, kita harus mengetahui konsepnya.

Dalam aspek ajaran Siwa Sidhanta, Siwa merupakan Tuhan yang memiliki tiga wujud, yakni Parama Siwa, Sadha Siwa dan Siwa Atman.

Sementara dalam ajaran Hindu secara umum, Siwa adalah dewa yang bertugas sebagai pemralina atau pelebur alam semesta beserta isinya.

Sementara Ratri artinya malam atau gelap.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help