Home »

Bali

Santap Hidangan Nasi Bungkus di Acara Kondangan, Puluhan Orang Keracunan di Bangli

Salah seorang warga yang kala itu hadir dalam kondangan tersebut, Dewa Made Dharma Yadnya mengatakan, dalam nasi bungkus yang dibagikan

Santap Hidangan Nasi Bungkus di Acara Kondangan, Puluhan Orang Keracunan di Bangli
Tribun Bali/ M. Fredey Mercury
Warga yang jadi korban keracunan dilarikan ke IGD RSUD Bangli 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Puluhan orang mulai dari anak kecil, wanita, pria hingga lansia tampak memadati ruang IGD RSUD Bangli, Jumat (19/1/2018).

Dari informasi yang dihimpun, puluhan warga Banjar Tambahan Bakas, Desa Jehem, Tembuku, Bangli ini keracunan setelah memakan nasi bungkus, pada saat kondangan.

Salah seorang warga yang kala itu hadir dalam kondangan tersebut, Dewa Made Dharma Yadnya mengatakan, dalam nasi bungkus yang dibagikan, lauk pauk berupa mie dan sayuran tidak dirasakan berbau, ataupun berlendir.

Makanan tampak normal saja. Dan seluruh tamu undangan makan seperti biasa.

"Makanan tersebut dibagikan pada pukul 13.00 Wita," ucapnya.

Rasa mual dan mulas baru dirasakan sekitar pukul 17.00 Wita, saat dirinya berada di rumah.

Dia merasakan sakit perut dan mual. Namun beruntung, dirinya langsung mencari kelapa muda, untuk menetralisir.

Lain halnya dengan yang dialami Dewa Putu Mardika, dalam satu keluarga justru hanya dirinya yang tidak mengalami gejala muntah, maupun pusing.

Ungkap dia, saat itu seluruh keluarga datang ke acara pernikahan, serta ikut menyantap hidangan tersebut.

Dan pada pukul 16.30 Wita saat berada di rumah, dirinya mendapati istrinya yang bernama Jero Wayan Kembar, mengeluh sakit perut hingga pusing, dan disusul dengan muntah-muntah.

Berselang lima menit, gejala tersebut terjadi pada anaknya, yakni Dewa Komyang Juli Artawan (5,5 th). Dan tak berselang lama, ayahnya Dewa Ketut Margi, juga mengalami hal yang sama.

"Saya sempat bingung kenapa ini satu keluarga saya mutah-muntah. Akhirnya saya putuskan bawa ke bidan pada pukul 18.15 Wita. Kepada bidan, saya bilang kalau mereka keracunan, tapi langsung dirujuk ke RSUD Bangli," ungkapnya.

Pantauan Tribun Bali, hingga saat ini IGD RSUD Bangli masih terpantau padat. Dari data sementara, jumlah pasien keracunan berjumlah 30 orang. (*) 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help