Home »

Bali

Pasien Meninggal, Keluarga Keluhkan Ibunya Baru Diketahui Gagal Ginjal, Awalnya Begini            

Dua pekan lamanya setelah dilarikan ke RSUD Bangli, sang ibu tidak mendapatkan pelayanan secara maksimal hingga akhirnya meninggal dunia.

Pasien Meninggal, Keluarga Keluhkan Ibunya Baru Diketahui Gagal Ginjal, Awalnya Begini            
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Ilustrasi jenazah 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Ni Kadek Murtini, hanya bisa pasrah melihat tubuh ibunya, Ni Wayan Kolem, terbujur kaku.

Dua pekan lamanya setelah dilarikan ke RSUD Bangli, sang ibu tidak mendapatkan pelayanan secara maksimal hingga akhirnya meninggal dunia.

Murtini menceritakan, ibunya yang menderita penyakit tifus, inveksi lambung, serta bengkak pada kaki.

Ia kemudian membawa ibunya berobat ke dokter terdekat.

Namun setelah empat hari, penyakit tersebut tak kunjung sembuh.

Keluarga kemudian membawa perempuan berusia 65 tahun ini ke puskesmas.

Tanpa surat rujukan, pihak keluarga disarankan untuk membawa Kolem ke RSUD Bangli.

“Kami akhirnya menuruti saran tersebut, dan membawa ibu ke RSUD Bangli. Setibanya, ibu langsung masuk ke IGD dan mendapat penanganan. Tidak sampai dua jam langsung mendapat kamar,” ucap warga Banjar Manikaji, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku ini, Rabu (24/1/2018).

Ia menilai, pelayanan di kamar pasien justru sangat mengecewakan.

Kolem yang terkulai lemas saat itu hanya ditangani oleh dokter umum yang setiap harinya mengecek tensi dan menanyakan kencing berapa kali.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help