Home »

Bali

Pilgub Bali

Wayan Koster Sesumbar Tak Ingin Dipanggil Calon Lagi, Ini Tanggapan Ketut Sudikerta  

Koster: Titiang bersama Pak Tjok Ace punya keyakinan kuat. Jangan dipanggil calon lagi

Wayan Koster Sesumbar Tak Ingin Dipanggil Calon Lagi, Ini Tanggapan Ketut Sudikerta  
Kolase Tribun Bali
Koster-Sudikerta 

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR- Pilgub Bali 2018 dipastikan berjalan dengan tensi tinggi.

Pasalnya, berbagai jurus dilakukan untuk memenangi hajatan lima tahunan tersebut.

Bahkan, Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) juga menggerakan level eksekutif.

Seperti diketahui, PDIP sendiri menguasai 6 kabupaten/kota yakni Buleleng, Jembrana, Tabanan, Badung, Bangli, Gianyar.

Sedangkan, Koalisi Rakyat Bali hanya menguasai dua kabupaten yakni Klungkung dan Karangasem.

Menanggapi strategi Koster-Ace tersebut, Cawagub dari KRB, Ketut Sudikerta mengaku tidak ingin melalukan hal serupa.

Pasalnya, pihaknya memegang pada aturan bahwa tidak boleh memobilisasi birokrasi dalam Pilkada.

Seperti diketahui, KRB mengusai secara penuh dua kabupaten yakni Bupati Karangasem, IGA Mas Sumantri, Wakil Bupati Karangasem, Wayan Arthadipa dan Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta.

Sementara Walikota Denpasar sendiri merupakan Cagub dari KRB. 

"Begini pasangan ini lahir dari rahim rakyat. Kami memegang aturan, bahwa ASN dilarang berpolitik, kita berpegang itu. Jangan sampai ada yang memobilisasi ASN, sebaiknya jangan libatkan birokrasi, karena kita akan dapat melahirkan pemimpin yang santun, bersahaja, cerdas," katanya di Denpasar, Rabu (24/1/2018) malam.

Halaman
1234
Penulis: Ragil Armando
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help