Home »

Bali

Kronologi Lengkap: Wayan Mustara Taburkan di Makanan Orangtuanya, Rekam Jejaknya Buktikan Hal Ini

Keracunan yang dialami pasutri asal Banjar Tambahan Kelod, Desa Jehem, Tembuku dikategorikan sebagai percobaan pembunuhan

Kronologi Lengkap: Wayan Mustara Taburkan di Makanan Orangtuanya, Rekam Jejaknya Buktikan Hal Ini
Istimewa
Polisi lakukan pengambilan sampel makanan yang diduga dikonsumsi I Nyoman Tunas dan Ni Nengah Bina. Sabtu (27/1) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI- Keracunan yang dialami pasutri asal Banjar Tambahan Kelod, Desa Jehem, Tembuku, Sabtu (27/1/2018), ternyata dikategorikan sebagai percobaan pembunuhan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Deny Septiawan, Minggu (28/1/2018).

Jelas dia, dikategorikan percobaan pembunuhan karena perbuatan diduga dilakukan secara sengaja oleh seseorang.

Meski demikian, mengingat Wayan Mustara memiliki riwayat gangguan kejiwaan, yang dibuktikan dengan kartu kuning, maka perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter kejiwaan, untuk mengetahui secara pasti apakah perbuatan tersebut dilakukan secara sadar atau tidak.

Wayan musara (baju kuning) saat dibawa ke RSJP Bali. Sabtu (27/1)
Wayan musara (baju kuning) saat dibawa ke RSJP Bali. Sabtu (27/1) (Istimewa)

"Pelaku sudah berulang kali keluar-masuk rumah sakit jiwa. Dulu pernah membakar rumahnya sendiri, dan bahkan sering jalan kaki sendiri hingga wilayah Gianyar. Sehingga perlu dipastikan apa yang dipikirkan dia saat menuangkan pestisida kedalam nasi tersebut," ujarnya.

Lanjut AKP Deny Setiawan, terhadap kasus percobaan pembunuhan ini, pihaknya masih melakukan pendalaman.

Mengingat Wayan Mustara belum bisa dimintai keterangan, upaya penanganan saat ini pihaknya masih memintai keterangan dari sejumlah saksi.

Mulai dari keluarga yang bersangkutan, dokter yang melakukan pemeriksaan pada I Nyoman Tunas (67) dan Ni Nengah Bina (65), serta dokter spesialis kejiwaan.

"Yang bersangkutan kemarin sudah kami amankan, dan serahkan ke RSJ untuk dilakukan pemeriksaan. Begitupun dengan sampel nasi dan muntahan, juga sudah kami ambil untuk dilakukan cek lab di wilayah denpasar," tandasnya.

Terpisah, mengenai kronologi kejadian tersebut, Nyoman Wijasa, menantu I Nyoman Tunas menjelaskan saat itu rumah dalam keadaan sepi.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help