TribunBali/
Home »

Bali

TRAGIS, Wayan Musara Tega Campur Pestisida ke Nasi Ortunya, Polisi Sebut Pelaku Punya Riwayat Ini

Celakanya, keracunan yang dialami kedua pasutri lansia tersebut diduga dilakukan oleh anaknya sendiri.

TRAGIS, Wayan Musara Tega Campur Pestisida ke Nasi Ortunya, Polisi Sebut Pelaku Punya Riwayat Ini
Istimewa
Polisi lakukan pengambilan sampel makanan yang diduga dikonsumsi I Nyoman Tunas dan Ni Nengah Bina. Sabtu (27/1) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sungguh malang nasib I Nyoman Tunas (67), dan Ni Nengah Bina (65).

Kedua pasutri lansia asal Banjar Tambahan Kelod, Desa Jehem ini harus dilarikan ke RSUD Bangli lantaran keracunan setelah memakan nasi, Sabtu (27/1).

Celakanya, keracunan yang dialami kedua pasutri lansia tersebut diduga dilakukan oleh anaknya sendiri.

Kapolsek Tembuku, AKP I Gede Sunjaya Wirya ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata dia, kedua korban saat ini masih dirawat intensif di RSUD Bangli.

"Petugas Polsek Tembuku telah mengambil sisa makanan sebagai Sample di lokasi kejadian, untuk tujuan penyelidikan memastikan jenis racun yang dikonsumsi korban," ucapnya.

Wayan musara (baju kuning) saat dibawa ke RSJP Bali. Sabtu (27/1)
Wayan musara (baju kuning) saat dibawa ke RSJP Bali. Sabtu (27/1) (Istimewa)

Sedangkan I Wayan Mustara alias Payah, lanjut AKP Sunjaya Wirya sempat melarikan diri.

Pria berusia 30 tahun tersebut terindikasi mengalami gangguan jiwa dan sudah pernah di rawat di RSJP Bali.

Meski demikian, pada pukul 23.15 wita, pelaku berhasil diamankan oleh petugas saat berada di Desa Jehem, Tembuku, dan langsung diajak ke RSJP Bangli.

"Pelaku langsung dibawa ke RSJ, sebab ditakutkan melakukan hal serupa," ujarnya.

Polisi melakukan olah TKP
Polisi melakukan olah TKP (Istimewa)

Disisi lain, Wadir Pelayanan RSUD Bangli, I Ketut Darmaja menuturkan, pasien I Nyoman Tunas dilarikan ke IGD RSUD Bangli pada pukul 16.20 Wita, dengan keluhan mual serta mengalami penurunan kesadaran dan langsung mendapat penanganan dari petugas medis.

Sementara Ni Nengah Bina diterima dua jam kemudian, yakni pada pukul 18.20 Wita, dengan keluhan yang sama.

"Penyebab pasti belum bisa ditentukan, namun kedua pasien ini akan dilarikan ke ICU untuk mendapat penanganan lebih lanjut," tandasnya. (*) 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help