Home »

Bali

Usai Gorok Leher Ibunya, Nyoman Pastini Hanya Duduk Terdiam Menghunus Golok

Kartana pun melihat kakaknya, Ni Nyoman Pastini duduk di dapur memegang blakas.Ia berusaha mendekati dan merayu kakaknya agar menyerahkan blakas

Usai Gorok Leher Ibunya, Nyoman Pastini Hanya Duduk Terdiam Menghunus Golok
Tribun Bali/Fredey Mercury
Pastini (pelaku) tengah tertidur saat berada di RSJ Bangli, Selasa (30/1). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Bersandar di tembok, Ni Nyoman Tutur (67 ), meronta menahan sakit.

Perempuan asal Banjar Belancan, Desa Belancan, Kecamatan Kintamani ini berteriak meminta pertolongan setelah lehernya dikapak oleh anaknya, Ni Nyoman Pastini, Senin (29/1).

Ketut Kartana (21), terperanjat usai mendengar teriakan ibunya. Ia kaget setelah menyaksikan sang ibu bersimbah darah.

Mengetahui hal tersebut, Kartana langsung berlari ke rumah keluarganya meminta bantuan.

Bersama pamannya, ia menolong sang ibu yang sudah yang tergolek lemas. Tutur langsung dilarikan ke rumah sakit BMC oleh warga.

Kartana pun melihat kakaknya, Ni Nyoman Pastini duduk di dapur memegang blakas.

Ia berusaha mendekati dan merayu kakaknya agar menyerahkan blakas yang masih digenggamnya itu.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Putu Gunawan mengatakan, Ni Nyoman Pastini memang mengalami gangguan kejiwaan.

Polisi kemudian membawa Pastini ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli untuk mendapatkan penanganan kejiwaan.

"Pelaku telah diamankan oleh anggota Polsek Kintamani dan telah dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan perawatan kejiwaan. Sedangkan korban, hingga kini masih dalam perawatan intensif petugas medis," ujarnya, Selasa (30/1). 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help