Home »

Bali

Miris, Pejabat Tak Tahu Arti Jalur Kuning, Padahal Ini Fungsi Penting Garis Kuning di Trotoar

Motifnya satu jenis berupa garis oval berjajar empat, dengan panjang sekitar 20 sentimeter, hingga pola titik-titik

Miris, Pejabat Tak Tahu Arti Jalur Kuning, Padahal Ini Fungsi Penting Garis Kuning di Trotoar
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Proyek trotoar tak dilengkapi pola tiitk jalur kuning sebagai penanda berhenti 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Proyek drainase di sepanjang jalur utama kota Bangli ternyata dilengkapi dengan tampilan baru trotoar.

Satu tampilan baru trotoar adalah ubin kuning yang disusun membentuk garis lurus.

Motifnya satu jenis berupa garis oval berjajar empat, dengan panjang sekitar 20 sentimeter, hingga pola titik-titik dengan jumlah 36 titik.

Garis lurus berwarna kuning yang terdapat di trotoar ini sejatinya bernama guiding block atau kerap disebut dengan jalur kuning.

Garis kuning pada trotoar. (kolase TribunStyle)
Garis kuning pada trotoar. (kolase TribunStyle) ()

Ini adalah fasilitas untuk para penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.

Meski terbilang memiliki fasilitas umum bagi penyandang tunanetra, namun jalur kuning ini keberadaanya belum optimal.

Pasalnya pemasangannya terkesan asal-asalan.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bangli yang menangani proyek ini juga saat ditanya menyatakan, jalur kuning tersebut hanya sebatas variasi.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli, I Made Soma mengatakan, perbedaan warna pada trotoar saat ini lebih kepada variasi agar trotoar tampak lebih menarik.

Selain itu, warna kuning akan lebih terlihat pada jalanan gelap, maupun tertutup oleh kabut.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help