125 Pemerhati Jaminan Sosial dari 30 Negara Berkumpul di Nusa Dua, Bali, Isu Ini yang Dibahas

Kondisi ini dikatakan disruptive atau menjadi gangguan, karena mengubah tatanan perekonomian konvensional yang selama ini berjalan.

125 Pemerhati Jaminan Sosial dari 30 Negara Berkumpul di Nusa Dua, Bali, Isu Ini yang Dibahas
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI, Selasa (6/2/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Kemajuan teknologi yang sangat pesat tentunya memudahkan semua aspek kehidupan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang teknologi komunikasi.

Kemunculan smartphone ataupun gadget yang muat dalam genggaman, selain digunakan untuk berkomunikasi, juga dimanfaatkan oleh masyarakat pelaku usaha untuk melancarkan bisnis mereka.

Bahkan tidak sedikit pula yang beralih secara menyeluruh dengan melakukan digitalisasi kegiatan usaha mereka.

Kondisi ini merupakan salah satu topik bahasan dalam gelaran seminar internasional untuk menyikapi revolusi industri 4.0 untuk mengantisipasi 10 tantangan Global yang direkomendasikan oleh ISSA (International Social Security Association).

Kondisi ini dikatakan disruptive atau menjadi gangguan, karena mengubah tatanan perekonomian konvensional yang selama ini berjalan.

Hal ini tentunya bukan hal yang buruk, namun justru memberikan tantangan tersendiri, salah satunya dari sisi jaminan sosial.

ISSA merupakan organisasi internasional yang menaungi 330 organisasi jaminan sosial dari 158 negara di seluruh dunia.

BPJS Ketenagakerjaan selaku tuan rumah dari Seminar internasional yang digelar oleh ISSA ini bertempat di The Mulia Hotel, Nusa Dua, Bali pada selasa, (6/2/2018), di mana kegiatan ini merupakan langkah strategis yang perlu ditempuh untuk dapat beradaptasi terhadap perekonomian global.

Ini merupakan salah satu seminar terbesar yang dicanangkan oleh ISSA, untuk mengumpulkan praktisi-praktisi jaminan sosial berbagi pengalaman dan pengetahuan agar bisa menghasilkan rekomendasi bagi para pengambil kebijakan dan praktisi jaminan sosial.

Seminar ini dibuka oleh Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI, sekaligus juga menjadi narasumber utama bersama dengan Joachim Breuer, President of ISSA.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help