Berita Pemkot Denpasar

Pemkot Denpasar Jaring Aspirasi Menuju Masyarakat Sejahtera dan Bahagia 

saat ini yang inggin dicapai tidak hanya kesejahteraan namun juga kebahagiaan seluruh lapisan masyarakat.

Pemkot Denpasar Jaring Aspirasi Menuju Masyarakat Sejahtera dan Bahagia 
Istimewa
Pemerintah Kota Denpasar menggelar acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Guna menghimpun aspirasi masyarakat terhadap tujuan, sasaran, serta program pembangunan daerah dari kelompok masyarakat yang memiliki kompetensi yang relevan terhadap permasalahan pembangunan dan isu strategis, Pemerintah Kota Denpasar menggelar acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2019.

Acara ini dibuka oleh Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya mewakili Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, serta dihadiri pimpinan Universitas di lingkungan Kota Denpasar, serta seluruh jajaran OPD Kamis (8/2/2018) bertempat di Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang Denpasar.

Dalam sambutan Wali kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, yang dibacakan oleh Asisten I Sekda Kota Denpasar I Made Toya disampaikan bahwa pembangunan pada hakekatnya merupaka proses perubahan ke arah yang lebih baik, dengan upaya terencana, dan muaranya adalah kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa saat ini yang inggin dicapai tidak hanya kesejahteraan namun juga kebahagiaan seluruh lapisan masyarakat.

Pengembangan Kota Denpasar selama lima tahun terakhir telah meraih capaian Indek Pembangunan Manusia 82,58% yang terus meningkat dan selalu tertinggi di Provinsi Bali.

Terlepas dari itu tentu banyak tantangan kedepannya.

“Tantangan kedepannya adalah meningkatkan kerja sama yang sudah berjalan sangat baik selama ini, tentunya untuk mencapai Sustainable Development atau pembangunan yang berkelanjutan,’’ ungkap Made Toya.

Fokus utama dalam pembangunan kedepan adalah penguatan jati diri masyarakat Kota Denpasar berlandaskan kebudayaan Bali, pemerdayaan masyarakat Kota Denpasar berlandaskan kearifan lokal seperti penguatan Subak, peningkatan pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)berdasarkan penegakan supremasi hukum dengan adanya pelayanan publik satu pintu yaitu Mal Pelayanan Publik, peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat Kota Denpasar dengan bertumpu pada ekonomi kerakyatan dengan melestarikan LPD dan UMKM, dan tentunya penguatan keseimbangan pembangunan pada berbagai dimensi bedarasakan Tri Hita Karana.

Sementara ketua panitia acara Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi, Luh Mira Ambari Saka mengatakan bahwa aspirasi masyarakat selalu diharapkan untuk pembangunan yang berkelanjutan.

“Terima kasih kepada Wali kota Denpasar yang senantiasa memberikan masukan luar biasa selama ini, tentu kami sangat terpacu untuk bekerja dan melayani masyarakat sebaik-baiknya,’’ ungkapnya. (Dev/humasdps).

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved