Temukan Bantuan Hibah Digunakan Bayar Utang LPD, Kadis Kebudayaan Klungkung: Jelas Melanggar

Hasilnya, Dinas Kebudayaan menemukan bantuan hibah yang digunakan untuk membayar utang LPD

Temukan Bantuan Hibah Digunakan Bayar Utang LPD, Kadis Kebudayaan Klungkung: Jelas Melanggar
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kadis Kebudayan Klungkung, I Nyoman Mudarta. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klungkung melakukan monitoring terhadap penerima hibah di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Banjarangkan, Klungkung dan Dawan.

Hasilnya, Dinas Kebudayaan menemukan bantuan hibah yang digunakan untuk membayar utang LPD

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Nyoman Mudarta menjelaskan, pihaknya sudah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) sejak Selasa (6/2) lalu.

Dari hasil monev tersebut, Mudarta menemukan beberapa pelanggaran. Bahkan, ia menemukan penerima hibah sebesar Rp 70 juta digunakan untuk membayar utang di LPD.

Modus penerima hibah tersebut, lebih dulu dengan mengerjakan objek (pembelian seperangkat gong) dengan biaya meminjam di LPD.

Parahnya, pelaksanaan pekerjaan itu sudah berlangsung dua tahun lalu, tapi baru kali ini dimintakan bantuan hibah.

Setelah bantuan hibah yang dianggarkan lewat APBD Perubahan 2017 cair, uang itu lalu digunakan untuk menutupi utang di LPD.

" Jelas itu melanggar aturan, sebab antara waktu pelaksanaan dengan pencairan hibah tidak sudah tidak sesuai. Persoalan ini akan kami bahas dalam tim untuk langkah selanjutnya,” Ujar Nyoman Mudarta, seraya menolak menyebutkan lokasi temuan tersebut.

Pelaksanaan objek hibah mendahului usulan/permohonan hibah juga ditemukan di beberapa desa lainnya di Kecamatan Dawan.

Padahal aturannya, pelaksanaan pembangunan haruslah dilakukan setelah bantuan hibah itu cair.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help