NGERI, Polisi Temukan Banyak Luka Sabetan Pedang dan Potongan Jari Kaki di Tubuh Made Rai

Warga Desa Parerenan dihebohkan dengan perisitiwa perkelahian yang mengakibatkan satu orang tewas tergeletak bersimbah darah

NGERI, Polisi Temukan Banyak Luka Sabetan Pedang dan Potongan Jari Kaki di Tubuh Made Rai
Kolase Tribun Bali
Lokasi kejadian pembunuhan Made Rai di Parerenan, Mengwi, Badung, Sabtu (10/2/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Warga Desa Parerenan dihebohkan dengan perisitiwa perkelahian yang mengakibatkan satu orang tewas tergeletak bersimbah darah di rumah kos-kosan daerah Parerenan, Mengwi, Badung. 

Kejadian terjadi tadi siang sekitar pukul 12.05 Wita, saat itu pelaku yang bernama I Nyoman Suama (32) didatangi oleh korban I Made Rai Sina (42), di sana terjadi debat mulut dan saling hantam antara pelaku dan korban. 

Korban tewas bersimbah darah akibat perkelahian yang terjadi di sebuah rumah kos di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Sabtu (10/2/2018).
Korban tewas bersimbah darah akibat perkelahian yang terjadi di sebuah rumah kos di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Sabtu (10/2/2018). (Istimewa)

Anggota polisi sudah terjun ke lokasi kejadian dan masih melakukan penyilidikan dalam kasus pembunuhan ini.

"Awal mula korban datang ke rumah pelaku untuk mencari pelaku sehingga terjadi cekcok atau perkelahian antara korban dan pelaku. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan motifnya masih kita dalami," kata salah seorang sumber. 

Dalam penyelidikan ini, pihak kepolisian menemukan satu buah pisau lipat, kartu ormas milik korban, potongan kulit kepala, dan potongan jari telunjuk kaki kiri. 

Korban tewas bersimbah darah akibat perkelahian yang terjadi di sebuah rumah kos di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Sabtu (10/2/2018).
Korban tewas bersimbah darah akibat perkelahian yang terjadi di sebuah rumah kos di Banjar Kang Kang, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Sabtu (10/2/2018). (Istimewa)

Saat ditemukan kondisi korban sudah berlumuran darah dengan pergelangan tangan kiri hampir putus, luka tebas di ‎dada sebelah kiri, ‎luka robek dibagian kepala kanan atas, ‎‎luka robek pada telinga kiri, putus pada ibu jari dan kelingking kaki kiri. 

Keluarga korban gelar upacara penebusan di lokasi kejadian, Sabtu (10/2/2018).
Keluarga korban gelar upacara penebusan di lokasi kejadian, Sabtu (10/2/2018). (Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan)

Seperti diketahui sebelumnya, pasca peristiwa tewasnya I Made Rai (42) yang terlibat perkelahian dengan pria bernama Nyoman Suama (32) asal Tejakula, Buleleng, pihak keluarga dari korban langsung melakukan ritual penebusan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pihak keluarga menyatakan, saat ini jenazah korban sudah berada di RSUD Mangusada, Badung.

"Kami melakukan ritual penebusan disini (TKP)," kata salah satu pihak keluarga yang enggan disebutkan namanya.

 
Dia menyebutkan, peristiwa ini diduga terjadi karena kesalahpahaman antara korban dan pelaku.

Halaman
123
Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help